alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

TNI-Polri Masih Koordinasi untuk Proses Pemulangan Jenazah Sudjiatmi

25 Maret 2020, 18: 31: 15 WIB | editor : Perdana

Pengamanan Rumah Sakit Slamet Riyadi diperketat.

Pengamanan Rumah Sakit Slamet Riyadi diperketat. (IRAWAN WIBISONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pengamanan Rumah Sakit Slamet Riyadi diperketat setelah ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo dikabarkan meninggal dunia, Rabu (25/3) sore. Selanjutnya, pejabat perwira kepolisian dan militer tingkat Jawa Tengah berkoordinasi untuk proses pemulangan jenazah Sudjiatmi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak RS Slamet Riyadi atas meninggalnya ibunda Presiden Jokowi. Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, Rabu petang, tampak Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo tiba ke RS. 

Rudy sempat berkomunikasi dan berpesan dengan awak media agar tetap menjaga jarak (social distancing). Namun, dia enggan berkomentar terkait kabar meninggalnya Sudjiatmi Notomiharjo.

Selain Rudy, tampak pula para pejabat militer dan kepolisian hadir ke lokasi untuk berkoordinasi terkait proses pemulangan dari rumah sakit ke kediaman keluarga di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo.

Terlihat pula Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel serta Pandam IV Diponegoro Mayjend TNI Mochamad Effendi yang tiba di rumah sakit. 

Seluruh jajaran kepolisian, militer, maupun masyarakat yang tiba di rumah sakit tetap harus melewati pemeriksaaan atau cek suhu tubuh dan prosedur sterilisasi sebagai upaya kewaspadaan Covid-19. 

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi lewat telepon, kakak ipar Jokowi, Harianto membenarkan kabar duka meninggalnya Sudjiatmi Notomiharjo. Namun dia tidak bisa menyampaikan secara detail penyebab meninggalnya ibunda Jokowi tersebut. "Innailahi, iya benar," ujarnya singkat. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia