alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Makam Almarhumah Sudjiatmi Siap, Lokasi Dilengkapi Bilik Disinfektan

26 Maret 2020, 12: 39: 20 WIB | editor : Perdana

Suasana lokasi pemakaman keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo.

Suasana lokasi pemakaman keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Suasana lokasi pemakaman ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), almarhumah Sudjiatmi Notomihardjo di makam keluarga Mundu Dusun Mundu, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo masih terlihat sepi sekitar, Kamis (26/3) pukul 11.30. Jajaran pengamanan sudah disiagakan terdiri dari Polres Karanganyar, Kodim 0727, dan Korem 074 Warastratama.

Berdasarkan pantauan, aparat keamanan mengamankan di sepanjang jalan Solo-Purwodadi. Puluhan karangan bunga terpampang di sepanjang jalan menuju area pemakaman almarhumah. Tenda takziah dengan 500 kursi sudah disiapkan.

Di pintu masuk takziah juga disediakan bilik disinfektan atau screening berbentuk ruangan dengan panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Tamu yang hadir melayat dianjurkan untuk memasuki bilik tersebut, juga dicek suhu badannya oleh petugas penjaga.

Beberapa pejabat seperti Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Rober Christanto, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Ahmad Lutfi, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tampak hadir di lokasi.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi menyampaikan, masyarakat tidak perlu datang melayat. Pihaknya mengimbau untuk tetap menghindari kerumunan dan mendoakan almarhumah dari rumah.

"Tidak diharuskan untuk melayat karena kondisinya masih begini (waspada Covid-19). Jadi tetap jangan berkerumun. Untuk pelayat yang hadir sudah disediakan screening baik pengecekan suhu maupun bilik isinfektan sebelum memasuki area pemakaman," ungkap Leganek kepada wartawan di lokasi.

Bupati Karanganyar Jiliyatmono yang baru saja hadir menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah Sudjiatmi. Menurutnya, sosok almarhumah sangat bersahaja dan tidak membeda-bedakan golongan.

"Beliau sosok luar yang biasa. Selain sosok yang sederhana, beliau juga turut andil dalam sosial kemasyarakatan. Beliau sosok yang tidak lupa dengan siapa pun. Karena beliau lebih mendahulukan menyapa ketimbang disapa. Sabar dan sangat sederhana. Semoga Allah menerima amal ibadahnya. Amin," ucap Juliyatmono. (ryn/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia