alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Belajar di Rumah Diperpanjang, Rudy: Jangan Kasih Tugas Terlalu Berat

26 Maret 2020, 18: 47: 12 WIB | editor : Perdana

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo.

Share this      

SOLO – Pemkot Surakarta mengikuti arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah. Di mana kegiatan belajar di rumah dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 diperpanjang hingga Senin (13/4). Namun, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo berharap tugas yang diberikan kepada siswa tidak terlampau berat.

Hal ini diungkapkan Rudy usai menghadiri prosesi layatan Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomihardjo Kamis (26/3). Rudy mengatakan, tiga hari setelah penerapan kegiatan belajar di rumah, banyak wali siswa dari tingkat TK hingga SMA mengeluh padanya.

“Ya itu, tugasnya semakin berat. Kalau anak-anak diberi pekerjaan yang semakin berat itu orang tuanya juga ikut bekerja mengerjakan PR. Pengalaman saya sendiri juga punya cucu, tugas yang diberi lebih, banyak dari pekerjaan yang saya lakukan,” ujar Rudy.

Untuk itu, sejak ada edaran dari pemprov, dia meminta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Etty Retnowati untuk mengumpulkan para kepala sekolah, baik dari tingkat TK hingga SMA. “Sudah kita putuskan tidak boleh memberikan tugas terlalu banyak. Satu hari satu PR, itu sudah cukup. Yang penting anak-anak itu tidak pergi keluar rumah,” papar Rudy

Kemudian, lanjut wali kota, sesuai arahah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, anak-anak harus diberi lebih banyak pengetahuan dan materi tentang korona.

"Anak-anak diberi lebih banyak lagi pengetahuan tentang apa itu korona, bagaimana cara mengindarinya, dan lain sebagainya,” kata Rudy.

Ditambahkan dia, orangtua dan anak juga harus konsisten untuk tidak keluar rumah. “Sudah ada konsekuensinya. Kalau sekali ketahuan keluar rumah, hukumannya karantina satu hari di Satpol PP. Kalau dua kali ketangkep lagi, kita karantina satu hari satu malam. Nanti biar yang ngambil orangtuanya,” pungkas Rudy. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia