alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

8.400 Alat Rapid Test Tiba di Jateng, Diprioritaskan untuk Cek ODP

27 Maret 2020, 22: 29: 43 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengunjungi Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga. Balai besar litbang itu telah ditunjuk kemenkes untuk penelitian Covid-19 di Jateng.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengunjungi Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga. Balai besar litbang itu telah ditunjuk kemenkes untuk penelitian Covid-19 di Jateng.

Share this      

SEMARANG - Alat tes cepat atau rapid test korona akhirnya tiba di Jawa Tengah. Sebanyak 8.400 rapid test ini disimpan di gudang obat milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Tambak Aji Ngaliyan Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung mengecek keberadaan rapid test itu. Dia memerintahkan hari ini juga, ribuan alat tersebut dikirim ke daerah-daerah dengan orang dalam pemantauan (ODP) paling banyak.

“Alhamdulillah alat rapid test sudah tiba di Jateng. Sebanyak 8.400 sudah ada, dan saya minta langsung didistribusikan hari ini juga,” kata Ganjar, Jumat (27/3).

Ganjar menegaskan, pengecekan menggunakan rapid test akan diprioritaskan kepada ODP. Untuk itu, masyarakat yang dalam kondisi sehat, diminta tidak berbondong-bondong mendatangi rumah sakit untuk melakukan rapid test.

“Masyarakat tidak perlu berbondong-bondong, yang sehat tenang saja. Kami akan konsentrasi dulu pada mereka yang ODP,” tegasnya.

Adapun metode yang akan digunakan, lanjut Ganjar, adalah jemput bola. Petugas yang melakukan pengecekan menggunakan rapid test akan mengunjungi rumah-rumah warga yang dinyatakan ODP.

“Kami akan mendatangi ODP. Jadi mereka di rumah saja karena kami sudah punya datanya semua. Selain itu, ODP kan memang harus di rumah, mengisolasi diri. Maka, kami akan jemput ke rumah dan melayani semuanya,” terangnya.

Ditanya soal target waktu, Ganjar menerangkan bahwa pengecekan menggunakan rapid test sangat cepat. Ditargetkan setelah alat disebarkan, dalam waktu sehari pengecekan bisa selesai.

“Itu cepat kok, target satu hari selesai. Paling lambat dua hari, biar cepat diketahui hasilnya dan dilakukan tindakan-tindakan selanjutnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, 8.400 alat rapid test tersebut tiba di Jateng, Kamis (26/3) sore. Alat itu kemudian disimpan di tempat khusus di gudang milik Dinkes Jateng.

“Pembagiannya kami lakukan ke daerah-daerah yang memiliki ODP melalui dinas kesehatan kabupaten/kota masing-masing,” katanya. Di Jateng, lanjut Yulianto, ODP saat ini mencapai 3.638 orang. Jumlah itu tersebar di beberapa kabupaten/kota di Jateng. (irw/bun/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia