alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Dorong Pemasaran UMKM Mukena Lukis 

30 Maret 2020, 16: 14: 31 WIB | editor : Perdana

QUALITY CONTROL: Ketua dan Wakil Ketua Kadin Sukoharjo melihat produk mukena tulis timbul.

QUALITY CONTROL: Ketua dan Wakil Ketua Kadin Sukoharjo melihat produk mukena tulis timbul. (KADIN SUKOHARJO FOR RADAR SOLO)

Share this      

BAGI setiap perempuan muslim pasti sangat familiar dengan mukena. Yang menjadi bagian tak terpisahkan saat menjalankan ibadah salat. Tapi bisa jadi yang ada di pasaran selama ini adalah mukena polos pada umumnya, tanpa adanya sentuhan seni. Peluang itulah yang dimanfaatkan oleh Lianalabel_solo. Dengan menghadirkan produk unggulan mukena lukis timbul. Termasuk melengkapi koleksinya dengan busana muslim, hijab dan souvenir handmade.

Bisnis berskala usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu, kini menjadi mitra binaan dari Kadin Kabupaten Sukoharjo. Ke depan, banyak peluang pengembangan yang bakal dilakukan, mulai dari peningkatan packaging atau kemasan, jaringan pemasaran hingga fasilitasi permodalan. Dengan kata lain Kadin Sukoharjo hadir sebagai jawaban untuk mengangkat pamor UMKM jadi naik kelas.

“Kita hadir sebagai wadah sekaligus jembatan bagi solusi permasalahan para pelaku UMKM. Sebelum kita menjadikan mitra binaan sebuah UMKM kita selalu melihat potensi yang ada. Termasuk UMKM Lianalabel_solo dengan produk unggulan mukena, dengan keunikan lukis timbul,” papar Wakil Ketua Kadin Sukoharjo, Dhading Baskoro Wibowo.

Ditambahkan Dhading banyak potensi dari UMKM Lianalabel_solo yang masih bisa ditingkatkan. Diantaranya terkait packaging yang bisa di-upgrade untuk menyasar segmen menengah keatas. Sedang soal marketplace, pihaknya sudah memasukkannya ke dalam e-Katalog Kadin. Karena telah memenuhi standarisasi dan kualitas yang ditetapkan Kadin.

“Terkait pemasaran kita sudah memiliki marketplace kadin provinsi dan sudah kita masukkan ke sana. Disamping menjadikan produk mitra binaan Kadin Sukoharjo ini, sebagai sepuluh besar produk unggulan di Kabupaten Sukoharjo,” jelas Dhading.

Sementara itu, Owner Lianalabel_solo, Waskitho Sukarno menambahkan, kendati masih berstatus UMKM namun sudah banyak pekerja yang dilibatkan. Yaitu 5 pelukis mukena dan sekitar 40 orang penjahit. Dilihat dari jam terbang bisnis ini sudah dirintis sejak tahun 2011. Dengan spesifikasi bahan berupa kain rayon, menggunakan pewarna akrilik.

“Dalam sebulan kapasitas produksi mukena kami bisa mencapai 400 piece hingga 500 piece. Produksi kami tak sekadar mengejar kuantitas, tapi lebih mengutamakan kualitas produk, terutama mukena lukis timbul. Saat ini untuk pemasaran produk kami mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera. Bahkan bisa sampai tembus pasar Singapura dan Malaysia, meski tidak dalam ekspor besar,” terang Waskitho. (edy)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia