alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

1 Pasien PDP Asal Mojogedang Meninggal, Riwayat Pulang dari Gowa

10 April 2020, 11: 51: 54 WIB | editor : Perdana

Sejumlah warga saat melakukan penggalian liang lahat untuk pemakaman salah satu pasien PDP asal Mojogedang yang meninggal, Jumat (10/4).

Sejumlah warga saat melakukan penggalian liang lahat untuk pemakaman salah satu pasien PDP asal Mojogedang yang meninggal, Jumat (10/4). (ISTIMEWA)

Share this      

KARANGANYAR – Salah seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, dikabarkan meninggal dunia, Jumat (10/4) pagi. Pasien beinisial SS, 77, meninggal di RSUD Dr Moewardi Surakarta. 

Belum diketahui jelas apakah pasien tersebut sudah terkonfirmasi positif atau negatif Covid 19. Namun, prosesi pemakaman dilaksanakan sesuai prosedur tetap (protap) pasien Covid-19. Dari dari RSUD Dr Moewardi, jenazah, langsung dibawa lokasi pemakaman oleh petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. 

Camat Mojogedang Eko Joko Iswanto membenarkan ada salah satu warga Mojogedang yang meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi, Jumat dini hari. Jenazah diketahui menjadi salah satu PDP yang sebelumnya sempat dirawat di RSUD Karanganyar. 

“Iya, nanti dari RSUD Dr Moewardi langsung dimakamkan dengan prosedur yang ada. Sesuai dengan petunjuk dari pemerintah, kita koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI dan Polri. Dan saat ini lokasi pemakaman telah dipasang police line untuk menghindari kerumunan masyarakat yang akan melayat,” kata Eko. 

Di sisi lain, Direktur RSUD Karanganyar Cucuk Heru Kusumo mengungkapkan, sebelumnya SS memang menjadi pasien di RSUD Karanganyar. SS diketahui pulang dari kegiatan Ijtima Ulama Dunia Zona Asia 2020 yang digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

“Yang bersangkutan dulu pulang naik kapal laut, sampai di Karanganyar tanggal 25 (Maret), kemudian menjadi orang dalam pengawasan (ODP). Sempat dirawat di RSUD Karanganyar sebelum dikirim ke RSUD Dr Moewardi. Ini kita masih koordinasi dengan pihak RSUD Dr Moewardi, apakah yang bersangkutan positif atau negatif korona,” ujar Cucuk. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, SS diketahui merupakan salah satu pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai tenaga pendidik. Pada 29 Maret, almarhum telah dinyatakan ODP. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia