alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Ganjar Siapkan TMP Bagi Tenaga Medis yang Meninggal Akibat Covid-19

11 April 2020, 18: 54: 39 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Share this      

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasa sakit hati dengan kasus penolakan pemakaman seorang perawat di Kabupaten Semarang. Tak ingin kejadian itu terulang, Ganjar telah menyiapkan Taman Makam Pahlawan (TMP) yang ada di seluruh Jawa Tengah bagi perawat, dokter, dan tenaga medis yang meninggal akibat Covid-19.

Ganjar mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Dua langkah telah dilakukan, yakni persiapan tempat dan pengurusan administrasi.

"Saya sudah perintahkan dinsos dan kesra untuk mempersiapkan ini. Satu soal tempatnya, kedua soal administrasinya, agar penempatan seseorang di Taman Makam Pahlawan sesuai," kata di rumah dinasnya, Sabtu (11/4).

Ganjar juga sudah berkomunikasi dengan seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah. Mayoritas para pemimpin daerah setuju dengan kebijakan itu.

Bahkan, proses persiapan akan dilakukan secepatnya dalam waktu satu dua hari ini. Sehingga pekan depan kebijakan sudah siap dilaksanakan.

Ganjar menerangkan, kejadian penolakan pemakaman perawat di Kabupaten Semarang telah membuat dirinya dan masyarakat sakit hati. Hal itulah yang melatarbelakangi Ganjar membuat keputusan untuk menyediakan Taman Makam Pahlawan untuk dokter, tenaga medis, dan perawat yang meninggal akibat Covid-19.

"Masa seorang pejuang yang sudah berjuang, ditolak. Ini menyakitkan betul, iki natu ati (bikin sakit hati, Red)," ucapnya.

Ditegaskan Ganjar, seluruh dokter, perawat, dan tenaga medis merupakan pejuang kemanusiaan. Mereka harus diberikan penghormatan karena sudah berjuang luar biasa. Mengorbankan diri untuk mengatasi wabah Covid-19.

"Mereka (tenaga kesehatan, Red) tahu bahwa itu berisiko pada keselamatannya. Kita harus memberikan penghormatan setinggi-tingginya. Saya kira, Taman Makam Pahlawan adalah tempat yang sangat tepat untuk mereka," tegasnya.

Selain Taman Makam Pahlawan, gubernur juga menyiapkan skenario kedua untuk memberi penghormatan bagi tenaga medis yang meninggal akibat Covid-19. Yakni apabila Taman Makam Pahlawan tidak cukup, pemprov siap membuatkan tempat pemakaman baru yang diberi nama Taman Makam Pahlawan. (bay/ria)

(rs/bay/ria/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia