alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Dukung Usaha Sampingan Pemain Persis, Manajer: Asal Tak Main Tarkaman

16 April 2020, 10: 52: 43 WIB | editor : Perdana

Para pemain Persis Solo saat berlatih di Stadion Sriwedari, belum lama ini.

Para pemain Persis Solo saat berlatih di Stadion Sriwedari, belum lama ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Libur latihan dan merumput, bukan berarti waktunya hanya berpangku tangan. Di tengah krisis akibat wabah Covid-19 ini, para pemain Persis Solo dan tim kepelatihan Persis berlomba-lomba mengembangkan bisnis sampingan. Sebagian besar bermula dari bisnis keluarga. Namun, ada juga yang mendapatkan ide bisnis dari lingkungan maupun  dari sisi prospeknya.

Bomber Tri Handoko tengah mengembangkan bisnis mebel keluarganya di daerah Klaten. Bisnis yang sama juga dilakukan oleh Susanto. Pemain berposisi bek di skuad Laskar Sambernyawa tersebut kini tengah merintis ternak lele. Itu dia lakukan sembari ikut mengembangkan bisnis mebel milik keluarganya di Purwodadi.

Bisnis ikan juga dikembangkan oleh pelatih fisik Persis Solo Budi Kurnia. Beberapa pemain mengakui untuk membuka bisnis di momen saat ini dirasa memang tak mudah. Terlebih daya beli masyarakat tengah menurun. “Sebenarnya ingin menerusikan usaha ibuku, toko bangunan. Tapi mungkin belum waktunya jika melihat situasi saat ini,” ujar winger Persis Hapidin.

Sementara itu, usaha warung tempat nongkrong yang dibuka oleh Asisten Pelatih Persis Kahudi Wahyu di daerah Sleman justru ditutup sementara. Kahudi beralasan hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona.  

Manajer Persis Solo Hari Purnomo tak mempermasalahkan dengan usaha-usaha sampingan yang dilakukan pemain. Karena setiap pemain tentu punya keinginan untuk mengembangkan bisnis yang disukainya.

“Kalau dari kami sih mempersilakan dan ikut mendukung usaha sampingan pemain maupun pelatih. Yang penting untuk pemain tidak boleh mengganggu performanya nanti sebagai pemain profesional. Asal tidak main tarkaman, tidak masalah usaha sampingannya mau seperti apa,” tuturnya. 

Hari mengakui, walau situasinya saat ini pemain diliburkan dari program latihan, namun mereka tetap memperlihatkan niat besar untuk menjaga kondisi tubuhnya.

”Beberapa pemain tetap memberi kabar program latihannya seperti apa. Sebagain besar ngasih kabar latihan ringan di rumah, untuk antisipasi penyebaran virus korona. Yang utama, saya harap pemain tetap menjaga kesehatannya di rumah masing-masing,” ujarnya. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia