alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Kaos Gaul Cegah Korona Ala Ganjar Ramai Diorder, Beli sekaligus Donasi

18 April 2020, 23: 24: 33 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menunjukkan salah satu kaos gaul bertema pencegahan Covid-19.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menunjukkan salah satu kaos gaul bertema pencegahan Covid-19.

Share this      

SEMARANG – Edukasi dan sosialisasi mengenai Covid-19 sangat perlu dilakukan dengan menyentuh masyarakat luas. Ini sebagai upaya memutus rantai penularan virus korona. 

Nah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo punya cara unik untuk menyosialisasikan bahaya virus korona. Salah satunya membuat kaos dengan desain unik bertema Covid-19.

Keunikan terletak pada kata-kata yang tertulis dalam kaos, berisi pesan yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Misalnya, "Bersama Lawan Corona", "Cuci Tangan Terus Biar Gak Kena Corona Virus".  Ada juga yang berbahasa Jawa, yakni "Nyedak Keplak" (ditampar kalau mendekat), "Lagi Wabah Becik Ning Omah" (Sedang Wabah Lebih Baik di Rumah).

Untuk sosialisasi warga agar menggunakan masker, ada kaos bertulis “Maskeran Keren”. Desainnya unik, karena jika dilihat dari jauh, orang akan membacanya sebagai “Mas Keren”. Selain itu, ada kaos tema mudik, yakni “No Mudik No Cry” dengan gambar wajah Ganjar mengenakan wig ala Bob Marley. 

Ganjar selalu mengenakan kaos tersebut dalam berbagai kesempatan. Tiap hari dia berkeliling ke penjuru daerah dengan sepeda atau sepeda motor. 

Ganjar mengedukasi warga tentang penggunaan masker, cuci tangan, dan pentingnya physical distancing. Posko korona dan balai karantina di desa-desa juga dikunjungi.

”Karena banyak yang pengin punya, saya bilang ke temen-temen untuk dibuka pre-order saja. Semua bisa pesan sekalian donasi. Jadi harganya ditinggiin, keuntungan semua untuk donasi,” kata Ganjar.

Benar saja, dalam waktu tiga hari sudah ada 2.500 orderan kaos dari berbagai wilaha di Indonesia. Bahkan, ada pemesan dari Malaysia, Singapura, Hongkong, dan Taiwan.

"Ini adalah bentuk kerja sama kepedulian terhadap sesama, wujud gotong royong masyarakat," ujar Ganjar.

Hingga saat ini sudah terkumpul donasi sebanyak Rp 170 juta dari hasil penjualan kaos. Sebagian donasi tersebut telah digunakan untuk membuat masker kain sebanyak 20 ribu buah. 

Untuk produksi kaos dan masker ini, gubernur melibatkan sejumlah pelaku usaha konveksi berskala kecil di berbagai daerah. Ini sebagai upaya menghidupkan kembali ekonomi kerakyatan bagi pelaku usaha kecil yang terdampak wabah Covid-19. Oleh pemprov, masker tersebut kemudian dibagikan gratis kepada masyarakat. (bay/ria)

(rs/bay/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia