alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Terima Bantuan APD dari Para Pengusaha Taiwan, Ganjar Pesan soal Buruh

20 April 2020, 22: 43: 41 WIB | editor : Perdana

Perwakilan Taiwan Business Club Central Java menyerahkan bantuan APD kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (20/4).

Perwakilan Taiwan Business Club Central Java menyerahkan bantuan APD kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (20/4).

Share this      

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima sumbangan ribuan alat pelindung diri (APD) dari gabungan pengusaha asal Taiwan (Taiwan Business Club Central Java). Pemberian bantuan itu sebagai rasa solidaritas kepada petugas kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

Ketua Taiwan Business Club Central Java Wang Ming Tsung mengatakan, selama ini Pemprov Jateng telah menyokong usaha para pengusaha Taiwan. Dukungan yang diberikan telah membuat mereka bisa fokus bekerja dan mengembangkan bisnis.

"Kami memilih Jawa Tengah sebagai kampung halaman kedua. Oleh karena itu, kami berharap warga Jateng bisa mendapat perawatan medis terbaik. Maka, kami menyumbangkan APD ini sebagai tanda kepedulian," ujar Wang di rumah dinas Gubernur Jateng Puri Gedeh, Gajah Mungkur, Kota Semarang, Senin (20/4).

Dalam situasi pandemi saat ini, Wang pun berharap pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bisa saling bahu membahu. Hal serupa diungkapkan pengusaha garmen asal Taiwan Michael Song. Menurutnya, pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap usahanya. Oleh karena itu, ia melakukan manuver dengan memproduksi APD. 

Hingga saat ini, perusahaannya telah memproduksi 50 ribu APD. APD-APD tersebut diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Untuk Jawa Tengah ada sekitar 1.000 APD disumbangkan. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih atas sumbangan tersebut. Ia juga menitipkan pesan khusus agar pengusaha Taiwan mengedepankan komunikasi guna meminimalikan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh asal Jateng.

"Mari berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada PHK. Pengusaha  bisa mengurangi jam kerja atau mengurangi pendapatan. Kedepankan komunikasi antara pekerja dan pengusaha," papar Ganjar.

Di waktu yang sama, gubernur juga menerima bantuan alkohol pembersih tangan dari Wipro. Serta bantuan APD dari Majelis Pandita Budha Maitreya Indonesia dan Paramita Foundation. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia