alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Dilarang Mudik, Polisi Awasi Ketat Perbatasan Klaten-Jogja

25 April 2020, 07: 56: 25 WIB | editor : Perdana

Perbatasan antara Kabupaten Klaten dan Sleman di Kecamatan Prambanan sebagai lokasi penyekatan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Perbatasan antara Kabupaten Klaten dan Sleman di Kecamatan Prambanan sebagai lokasi penyekatan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Share this      

KLATEN - Polres Klaten telah menyiapkan dua pos penyekatan di dua titik perbatasan, yakni Prambanan dan Delanggu. Penyekatan dilakukan dengan memfokuskan terhadap pemudik yang mengendarai kendaraan pribadi berasal dari luar kota. Pelaksanaanya mulai 24 April-7 Mei yang masih bersifat imbauan untuk diminta putar balik ke asalnya.

"Dalam pelaksanaanya kami tetap berpedoman pada Permenhub Nomer 25 Tahun 2020 tentang Pembatasan Transportasi Selama Mudik Idul Fitri ini. Eskalasinya pada 24 April-7 Mei itu bersifat imbauan tanpa dilakukan tindakan. Sedangkan pada 8-31 Mei diberikan sanksi maupun tilang,” jelas Kasatlantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman, Jumat (24/4).

Bobby menjelaskan, Polres Klaten akan memfokuskan penyekatan, terutama yang perbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman, DIJ. Mengingat, kriteria pemudik adalah mereka yang berasal dari luar provinsi. Mereka nanti tidak bisa melintasi Jawa Tengah selama adanya pembatasan transportasi tesebut.

“Kalau pemudik dari Jakarta dan Surabaya kan kita tidak terdampak langsung. Soalnya sudah ada polres tetangga yang sudah menyekat, seperti Boyolali dan Sragen. Kami fokuskan yang berbatasan langsung dengan Jogja ini,” jelasnya.

Teknisnya, petugas memilah pengendara kendaraan motor dengan melihat identitas e-KTP. Misalnya, kalau beridentitas warga Klaten, maka diperkenankan memasuki wilayah. Tetapi bila bekerja di Klaten harus diperkuat pula dengan surat keterangan penempatan kerjanya.

“Kalau ada pemudik dari luar kota hendak melintasi Klaten, maka diimbau untuk melakukan putar balik ke asalnya. Tetapi pelaksanaan penyekatan pada 24 April-7 Mei ini masih bersifat humanis. Sedangkan pada 8-31 Mei akan bersifat lebih tegas ke penegakan dengan menerapkan sanksi maupun tilang.

Pantauan di perbatasan Prambanan, pada Jumat (24/4) pagi belum tampak penyekatan dari jajaran Polres Klaten. Tetapi kendaraan dari arah Klaten ke Jogja sudah dicegat oleh personel gabungan yang dilaksanakan oleh Polda DIJ. (ren/bun/ria) 

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia