alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Diundur 2021, PON Diwacanakan Digelar Oktober

26 April 2020, 09: 15: 59 WIB | editor : Perdana

KEBIJAKAN PEMERINTAH: Menpora Zainudin Amali saat mengunjungi Papua, belum lama ini.

KEBIJAKAN PEMERINTAH: Menpora Zainudin Amali saat mengunjungi Papua, belum lama ini. (ERIK/CEPOS)

Share this      

PAPUA –  Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua harusnya digelar akhir tahun ini, namun karena adanya pandemi virus korona (Covid-19), akhirnya pemerintah memutuskan untuk menggelarnya tahun depan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menjelaskan bulan Oktober 2021 jadi yang dipilih. Menpora beralasan bulan Oktober merupakan waktu yang renggang untuk pelaksanaan PON XX.

Pasalnya tahun 2021 merupakan hari sibuknya olahraga yang akan dilaksanakan oleh Indonesia. Semakin sibuk karena ada beberapa event yang terpaksa harus diundur tahun depan, yang semestinya digelar tahun ini.

Tahun 2021, Indonesia akan melaksanakan dua event dunia. Bulan Mei-Juni 2021, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Kemudian pada bulan November akan digelar MotoGP Mandalika.

Sementara untuk event lokal, pada bulan September akan melaksanakan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Untuk itu, Oktober merupakan  pelaksanaan PON dan Pekan Paralympik Nasional (Peparnas) serta Pekan Olehraga Pelajar Nasional (Popnas).

Masih di tahun yang sama, Indonesia juga akan mengikuti dua event internasional. Bulan Juli-Agustus Indonesia akan mengikuti Olimpiade Tokyo serta SEA Games Vietnam pada bulan November-Desember 2021.

Sehingga bulan Oktober dinilai waktu yang tepat. Meski beberapa provinsi berharap PON bisa dilaksanakan di awal tahun, pada bulan Maret-April. Namun menurut Menpora, bulan tersebut, sebagian provinsi belum bisa menurunkan anggaran.

“PON tadinya di bulan Maret (2021), tapi daerah-daerah menyampaikan Maret itu mulai turun anggaran sehingga berat untuk biaya pemberangkatan kontingen. Presiden memutuskan PON dan Peparnas ditunda menjadi Oktober 2021,” ungkap Menpora.

“Kenapa Oktober? Kita bisa lihat kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2021. April sudah mulai Olimpiade juga dipindah ke Juli, ada Islamic Solidarity Games. Ada Haornas, ada World Beach Game, ada Popnas,” sambungnya.

Untuk itu, Menpora berharap semua insan olahraga dapat menghormati putusan Presiden soal pelaksanaan PON XX di bulan Oktober.

“Waktu yang tepat adalah Oktober 2021. Untuk tanggalnya belum diputuskan, tapi KONI Pusat mengusulkan tanggal 21 Oktober 2021,” tandasnya. (eri/nat/JPG/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia