alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Peringati May Day Besok, Ganjar Minta Buruh Tak Gelar Kerumunan Massa

30 April 2020, 20: 40: 48 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta buruh untuk tak mengadakan kerumunan massa pada peringatan May Day, besok.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta buruh untuk tak mengadakan kerumunan massa pada peringatan May Day, besok.

Share this      

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para buruh tidak membuat aksi yang menimbulkan kerumunan massa saat memperingati hari buruh atau May Day, besok (1/5). Ganjar mengusulkan buruh bisa merayakan May Day dengan sesuatu yang kreatif.

Ganjar mengatakan, di tengah wabah Covid-19, perayaan May Day harus berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. ”Saya berharap teman-teman buruh merayakan May Day dengan sesuatu yang kreatif. Tolong jangan mengumpulkan massa yang banyak, karena itu bahaya," papar Ganjar, Kamis (30/4).

Lantaran harus melakukan physical maupun social distancing,  perayaan May Day bisa dilakukan secara virtual. Para buruh pun tetap bisa menyampaikan aspirasi maupun tuntutan kepada pemerintah. Hal itu bisa disampaikan secara tertulis atau audiensi perwakilan buruh.

"Kemarin perwakilan federasi buruh sudah menyampaikan beberapa tuntutan. Kalau memang masih ada tuntutan, silakan sampaikan dengan surat atau lainnya," papar Ganjar.

Saat ini, lanjut Ganjar, isu yang sedang santer di kalangan buruh adalah Omnibus Law. Namun, pembahasannya sudah ditunda oleh pemerintah sehingga buruh bisa tenang.

Isu lain yang tengah aktual adalah soal tunjangan hari raya (THR) maupun kondisi ekonomi saat ini. Di mana tak sedikit perusahaan yang terdampak oleh pandemi Covid-19 sehingga mulai melakukan pengurangan jam kerja, merumahkan karyawan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).

”Lebih baik besok dirayakan tanpa berkerumun. Saya mengajak para perusahaan untuk bersama kami membantu buruh. Minimal, di bulan Ramadan ini logistik rumah tangga mereka (buruh) aman," tegas Ganjar.

Di sisi lain, pemprov juga siap memberikan bantuan kepada para buruh yang terkena dampak Covid-19. Yakni mereka yang di-PHK atau dirumahkan.

"Kami dari Pemprov Jateng besok akan mendatangi empat tempat, yakni Kota Semarang, Grobogan, Boyolali, dan Demak. Kami akan memberikan bantuan kepada kawan-kawan buruh yang di-PHK atau dirumahkan," pungkas dia. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia