alexametrics
Senin, 18 Jan 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Jam Operasional Toko & Warung Dibatasi, Harus Tutup Pukul 22.00

01 Mei 2020, 13: 11: 15 WIB | editor : Perdana

Satpol PP sosialisasikan surat edaran pembatasan jam operasional di toko modern.

Satpol PP sosialisasikan surat edaran pembatasan jam operasional di toko modern. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Pemkab membatasi operasional toko dan warung di Wonogiri. Hal tersebut untuk mencegah adanya kerumunan massa yang berpotensi menularkan virus korona (Covid-19).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Teguh Setiyono mengamini pembatasan jam operasional tersebut. Dalam surat edaran nomor 510/2894, pedagang kaki lima (PKL) harus tutup pada pukul 22.00, sedangkan supermarket dan sejenis, jam operasional diatur mulai pukul 10.00-22.00.

Untuk minimarket dari pukul 06.00-22.00. Pemilik toko kelontong dan rumah makan juga diminta membatasi jam operasional. Maksimal pukul 22.00. Semua tempat usaha tersebut diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. Antara lain menyiapkan tempat mencuci tangan dan hand sanitizer. Regulasi tersebut berlaku mulai 30 April hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo mengatakan, kebijakan pembatasan jam operasional toko dan warung tersebut guna mencegah adanya kerumunan massa. "Semalam kami sudah berkeliling untuk menyosialisasikan aturan tersebut,” ungkapnya, kemarin (30/4). 

Satpol PP akan terus memantau kepatuhan para pemilik usaha. Ketika ditemukan pelanggaran, akan diingatkan dengan pendekatan secara humanis. 

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pembatasan jam operasional sejumlah tempat usaha guna meminimalkan potensi tidak diterapkannya physical maupun social distancing. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news