alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Ganjar Ikut Berduka: Didi Kempot adalah Maestro,Mampu Menembus Batasan

05 Mei 2020, 16: 16: 25 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Share this      

SEMARANG - Kabar meninggalnya Didi Kempot, Selasa (5/5) pagi, sangat mengejutkan banyak pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Apalagi Ganjar tak pernah mendengar jika pencipta dan penyanyi lagu Pamer Bojo itu menderita sakit. 

"Saya terkejut karena setelah salat Subuh saya tidur lagi. Kemudian ada wartawan yang telepon saya dan menanyakan soal ini. Saya tidak tahu dan mengejutkan memang. Saya berdoa semoga beliau husnul khatimah," kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya.

Di mata Ganjar, Didi Kempot merupakan sosok musisi yang luar biasa. Ganjar yang telah mengenal Didi Kempot sejak cukup lama mengatakan, penyanyi berambut gondrong itu adalah seniman yang sangat merakyat dan seniman yang sangat mengerti bagaimana berkreasi.

"Beliau bisa memahami pendengar, bagaimana membuat musik campursari diterima di dunia yang cukup modern ini. Musik yang dulu banyak orang bicara itu katrok, itu musik tradisional, ternyata bisa dibuat sebagai musik yang sangat populer dan digemari semua kalangan," terangnya.

Bahkan, Didi Kempot mampu menembus batasan-batasan dan kelompok-kelompok pecinta musik. Jika biasanya orang pilah-pilih jenis musik sesuai tingkat pendidikan dan lainnya, batasan itu bisa ditembus seniman berjuluk The Godfather of Broken Heart itu.

"Batasan-batasan itu semua disasak habis oleh Didi Kempot. Beliau sangat fenomenal dan menurut saya beliau adalah maestro yang mampu membawa musik tradisional bisa digemari di seluruh dunia," papar Ganjar.

Ganjar sendiri punya banyak kenangan bersama Didi Kempot. Termasuk pada momentum Ramadan seperti saat ini. Biasanya Didi Kempot sering menghibur para pemudik di Jawa Tengah sebelum pulang kampung.

Ganjar juga masih ingat betul saat acara kebangsaan yang digelar TNI/Polri di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Saat itu, Ganjar ambyar bareng bersama Didi Kempot dan ribuan sobat ambyar lainnya.

"Itu seru sekali dan sangat menghibur. Semua sobat ambyar bersuka cita tidak memandang suku, ras, agama. Ada adik-adik dari Papua ikut nyanyi dan berjoget bersama, itu sangat bagus," terangnya.

Kapan kali terakhir bertemu Didi Kempot? Ganjar mengatakan, belum lama ini sempat bertemu Lord Didi. Yakni saat gelaran konser amal di rumah saja yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi swasta nasional. Saat itu, Ganjar diundang menjadi salah satu tamu kejutan yang membuat Didi Kempot kaget.

"Saya juga pernah nonton wayang bersama Pak Jokowi dan bintang tamunya Didi Kempot. Waktu itu Pak Jokowi sampai terpingkal-pingkal ketawa. Kami ngobrol bertiga bareng. Dan saat ada permintaan Didi Kempot nyanyi lagu Bojo Galak, dia nggak berani takut sama Pak Jokowi," kenangnya.

Banyak sekali kenangan indah dan lucu-lucu antara Ganjar bersama Didi Kempot. Semuanya kini tinggal kenangan dan ia berharap Didi Kempot di terima di sisi-Nya dan husnul khatimah. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia