alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

85 KK di Dusun Pelem, Karanganyar Jalani Karantina Mandiri

09 Mei 2020, 06: 50: 59 WIB | editor : Perdana

Pendistribusian bantuan logistik terhadap sejumlah warga di Dusun Palem, Desa Wonorejo, Jatiyoso.

Pendistribusian bantuan logistik terhadap sejumlah warga di Dusun Palem, Desa Wonorejo, Jatiyoso. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) di Dusun Pelem, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing mulai Jumat (8/5). Hal tersebut menyusul adanya salah satu warga di dusun itu yang terkonfirmasi positif virus korona (Covid-19) dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Desa Wonorejo Muri mengatakan, setelah pemkab menyatakan bahwa satu warga di wilayah tersebut positif Covid-19, pemerintah desa langsung bergerak cepat untuk melakukan penanganan. Langkah yang diambil ialah mendirikan posko siaga di dusun tersebut. Termasuk melakukan karantina terhadap seluruh warga dusun.

“Untuk kebutuhan logistik sudah ada dan sudah kami berikan. Baik dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa. Kalaupun ada warga yang akan membutuhkan bahan makanan atau bahan lainnya, maka akan kami fasilitasi,” kata Muri.

Ditanya terkait dengan kondisi keluarga salah satu pasien yang saat ini sedang menjalani masa perawatan di rumah sakit. Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Karanganyar juga telah melakukan rapid tes terhadap keluarga pasien positif Covid-19 di dusun tersebut. Ada delapan warga yang merupakan keluarga pasien.

Sementara itu, Kepala Desa Menjing Jenawi Achmad Supardi mengaku, ada salah satu warganya yang diketahui terpapar Covid-19. Pemerintah desa bersama perangkat kecamatan langsung melakukan rapat untuk pembahasan langkah antisipasi.

“Kami sudah koordinasikan dengan jajaran kecamatan. Rencananya kami akan rapatkan dan koordinasikan dengan tim kesehatan di puskesmas setempat untuk proses tes kesehatan masyarakat atau ke keluarganya,” kata Achmad Supardi. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia