alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

APG Filipina Resmi Batal Digelar

10 Mei 2020, 13: 10: 59 WIB | editor : Perdana

BATAL TANDING – Atlet pelatnas NPC untuk ASEAN Para Games Filipina, Zaenal Abidin.

BATAL TANDING – Atlet pelatnas NPC untuk ASEAN Para Games Filipina, Zaenal Abidin. (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Filipina selaku tuan rumah perhelatan ASEAN Para Games (APG) 2020 memilih untuk membatalkan pesta olaharaga disabilitas tersebut. Hal itu dikonfirmasi Presiden Komite Olahraga Filipina (PSC) William Ramirez.

Otoritas Filipina, memilih membatalkan seluruh ajang olahraga hingga akhir Oktober.

APG 2020 yang rencananya berlangsung pada 3 hingga 9 Oktober dipastikan batal. Pembatalan tersebut dikonfirmasi oleh Komite Paralimpiade Filipina (PHILAPGOC) yang menjadi penyelenggara APG 2020.

Dikutip dari VN Express, anggaran yang digunakan untuk menggelar APG 2020 akan dialihkan untuk membantu atlet-atlet disabilitas yang terdampak Covid-19.

“Saat ini, penyelenggaraan APG di Filipina tidak bisa berlangsung tanpa persetujuan dari pemerintah,” kata William Ramirez dalam keterangannya Senin (4/5).

”Hati dan doa kami untuk atlet disabilitas lokal dan Asia Tenggara, serta komunitas Paralimpiade, yang telah mempersiapkan turnamen ini dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

Pembatalan tersebut menjadi kabar yang menyedihkan mengingat APG 2020 sudah berkali-kali tertunda karena berbagai alasan. Awalnya, Filipina akan menyelenggarakan APG 2020 pada 18-24 Januari 2020 atau sebulan setelah SEA Games 2019 resmi berakhir.

Namun, masalah finansial membuat ajang itu mundur menjadi 20 sampai 28 Maret 2020. Pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh negara, termasuk Filipina, membuat ASEAN Para Games berganti jadwal menjadi 3 hingga 9 Oktober 2020.

Keputusan untuk membatalkan APG akhirnya diambil oleh Filipina karena kondisi global yang tak kunjung membaik. Sudah ada sembilan ribu kasus Covid-19 dan terjadi lebih dari 600 kematian di Filipina.

Federasi atlet disabilitas di Indonesia yakni National Paralympic Committee (NPC) Indonesia ikut memastikan kabar tersebut.

”Ia benar, event-nya batal. Jadi bukan diundur lagi,” terang Ketua NPC Indonesia Senny Marbun. 

Pelatnas atlet yang dipersiapkan untuk ASEAN Para Games Filipina dan Paralympiade ke Jepang yang digelar TC-nya di Solo, sudah dihentikan sejak Maret lalu. Keputusan ini dipilih karena Solo berstatus kejadian luar biasa (KLB) korona. (JPG/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia