alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Perempuan Lansia Miskin Jadi Korban Perampokan, Korban Sempat Dianiaya

12 Mei 2020, 16: 18: 38 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.com)

Share this      

WONOGIRI – Kejahatan bisa menyasar siapa saja. Tanpa peduli latar belakang korbannya. Di Dusun Bulakrejo, Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, seorang lanjut usia (lansia) yang tercatat sebagai warga kurang mampu tak luput dari aksi perampokan.

Lansia tersebut diancam menggunakan senjata tajam dan sempat dianianya. "Korban bernama Bu Tasi, usianya 60 tahun. Beliau penjual tempe. Statusnya mohon maaf, warga tidak mampu," terang Kepala Desa Gunungsari Sudiyono, kemarin.

Perampokan terjadi Minggu (10/5) pukul 18.00. Petang itu, Tasi sendirian. Sang suami sedang keluar rumah. Tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk. Ketika pintu dibuka, ada dua orang mengenakan helm dan masker. Keduanya merangsek masuk dengan menjambak rambut Tasi serta mengancamnya menggunakan parang agar segera ditunjukkan tempat menyimpan uang. 

Dalam kondisi ketakutan, Tasi menunjukkan tas kecil tempat menyimpan uang. Isinya Rp 600 ribu. “Hasil jerih payahnya berjualan tempe. Hartanya cuma itu saja," kata kades.

Setelah mendapatkan uang, pelaku kabur. Korban melaporkan kejadian tersebut ke tetangga. "Kalau dari keterangan korban, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor," terang Sudiyono.

Di hari yang sama, toko kelontong milik Suyadi, 62, warga Dusun Bulakrejo RT1/RW3 Desa Gunungsari disatroni kawanan pencuri. Modusnya, salah seorang pelaku berpura-pura membeli air mineral dalam kemasan sebanyak satu karton. Ketika korban lengah, pelaku lainnya menggasak barang dagangan milik Suyadi.

Ketika pelaku pergi, pemilik toko baru sadar sejumlah barang dagangannya hilang. Antara lain beberapa dus minuman suplemen.Total kerugian Rp 2 juta. 

"Informasinya pelaku ada dua orang. Mereka datang naik mobil boks. Kejadiannya siang hari. Korban habis kulakan dan barang dagangannya belum ditata. Lokasi warung kelontong itu di pinggir jalan raya," ujar Sudiyono.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Jatisrono AKP Kasimin menuturkan, setelah mendapatkan laporan terjadi tindak kriminal, pihaknya langsung menuju TKP. Sejumlah saksi dan korban sudah dimintai keterangan. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia