alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Tren Kesembuan Covid Meningkat, Jam Penutupan Jalan Lawu Diperpendek

13 Mei 2020, 15: 31: 51 WIB | editor : Perdana

Anggota Senkom Mitra Polri Karanganyar bersiap melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum.

Anggota Senkom Mitra Polri Karanganyar bersiap melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Lima dari 18 pasien reaktif Covid-19 klaster Ijtima Ulama Gowa, Sulawesi Selatan dinyatakan sembuh. Mereka diharuskan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

Ketua tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar Juliyatmono menjelaskan, lima orang sembuh masing-masing dua pasien asal Jatiyoso, satu asal Jatipuro, dan dua asal Jumapolo. Mereka dinyatakan sembuh setelah dua hasil swab test negatif. Sementara 13 pasien klaster Gowa lainnya msih menjalani perawatan.

“Mereka dipulangkan Minggu (10/5). Semoga tren kesembuhan pasien reaktif korona semakin bertambah,” jelas pria yang juga bupati Karanganyar ini.

Bersamaan dengan itu, bupati mengeluarkan kebijakan baru terkait penerapan physical distancing di jalan protokol. Jalan Lawu dari Papahan sampai simpang Buk Siwaluh yang semulai ditutup mulai pukul 18.00, kini dimundurkan jadi pukul 19.00. Jalan tersebut baru dibuka kembali pukul 06.00.

”Sudah kami berikan kelonggaran. Semoga roda perekonomian di kawasan itu berangsur pulih kembali.  Jadi Lebaran nanti masyarakat akan bisa merayakan. Tetapi tetap harus memerhatikan protokol pencegahan korona,” ucapnya.

Sayangnya, kasus positif Covid-19 kembali bertambah satu orang. Pasien tersebut satu rombongan dari klaster Gowa asal Jatiyoso. (rud/adi/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia