alexametrics
Jumat, 29 May 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Perusahaan Minta Dispensasi, Bayar THR Karyawan dengan Diangsur

14 Mei 2020, 11: 44: 40 WIB | editor : Perdana

Plt Disdagnakerkop UKM Karanganyar Martadi

Plt Disdagnakerkop UKM Karanganyar Martadi (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Sejumlah perusahaan di wilayah eks Karesidenan Surakarta mengajukan penundaan hingga mencicil tunjangan hari raya (THR) bagi karyawannya. Langkah ini terpaksa diambil lantaran kondisi perusahaan sedang tidak stabil akibat pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop UKM) Karanganyar Martadi mengungkapkan, meski THR dicicil, tetapi pembayaran akan dilakukan secara penuh.

“Kalau sesuai perintah gubernur, perusahaan harus membayarkan THR karyawan secara penuh, tanpa dikurangi. Tapi teknis pembayaran dicicil tidak apa-apa. Mengingat kondisi saat ini memang berat,” terang Martadi di kantornya, kemarin.

Martadi mengatakan, metode pembayaran THR masing-masing perusahaan di Karanganyar tidak sama. Beberapa perusahaan sudah melaporkan, mereka ada yang membayar 50 persen sebelum Lebaran dan 50 persen sesudahnya. 

“Ada juga yang dibayar lima kali. Tidak masalah, yang penting sesuai kesepakatan antara perusahaan dan pekerja. Dan dibayarkan penuh di tahun itu juga,” tegasnya.

Sementara itu, karyawan yang bekerja di sejumlah perusahaan di Karanganyar kemarin mendatangi DPRD setempat. Mereka mempertanyakan kejelasan terkait kebijakan sejumlah perusahaan yang merumahkan karyawannya. Selama mereka dirumahkan, para pekerja ini tidak mendapatkan gaji apapun dan cenderung terancam dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Faktanya beda. Teman-teman buruh yang sebelumnya dirumahkan atau diliburkan selama dua bulan ini gajinya tidak sesuai harapan. Bahkan, ada pekerja yang gajinya tidak dibayarkan sama sekali,” terang Candradi Cahyono, pengurus DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (F-SKEP)  Karanganyar.

Menanggapi ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Anung Marwoko berjanji akan segera koordinasi dengan pemkab terkait aspirasi para pekerja ini. “Nanti kami teruskan ke pemkab terkait nasib pekerja yang dirumahkan. Nasib mereka ini harus diperhatikan,” ujarnya. (rud/bun/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia