alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Pegadaian Buka Tabungan Emas untuk Petugas Kebersihan

19 Mei 2020, 20: 47: 01 WIB | editor : Perdana

PEDULI: Pegadaian Area Surakarta menyerahkan paket sembako ke petugas kebersihan(19/5).

PEDULI: Pegadaian Area Surakarta menyerahkan paket sembako ke petugas kebersihan(19/5). (SEPTINA FADIA/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Selama wabah Covid-19, Pegadaian Area Surakarta mengalami pertumbuhan gadai cukup signifikan. Peningkatannya sekitar Rp 24 miliar di hampir seluruh area Solo dan sekitarnya. Pegadaian mencatat kenaikan sebesar 3 persen dibandingkan kondisi normal biasanya.

”Kami senang bisa membantu masyarakat yang terdampak wabah ini. Karena bisa menyambung hidup dan memulai usaha kembali. Sehingga mereka bisa menggunakan uang hasil gadai ini untuk usaha dan hidup,” beber Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta, Ali Mustaat kepada Jawa Pos Radar Solo,(19/5).

Ali menyebut wabah ini memang menyerang perekonomian masyarakat. Mayoritas nasabah yang datang adalah mereka yang pendapatannya berkurang dan usahanya mandek. Sehingga solusi yang diambil adalah dengan menggadai.

”Ditambah dengan adanya kenaikan emas ini, justru mereka sangat tertolong sekali. Kalau sudah gadai kemudian ada kenaikan emas. Kami tambah dengan program MT atau minta tambah uang pinjaman. Sehingga nasabah merasa senang. Ada uang yang didapat selain uang usaha. Nah ini yang digunakan untuk mereka makan dan kebutuhan rumah tangga,” jelasnya.

Pegadaian juga melonggarkan beberapa kredit macet. Melalui program restrukturisasi kredit mikro. Nasabah yang nunggak dua sampai tiga bulan dibebaskan dendanya sampai tiga bulan ke depan. Sehingga debitur bisa memperpanjang kredit untuk menunda pembayarannya hingga tiga bulan.

”Dari total nasabah 2 ribu sekian yang sudah direstrukturisasi hampir 800 nasabah. Dan itu pasti bertambah. Mayoritas debitur yang direstrukturisasi dari Solo dan Sukoharjo,” sambungnya.

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian Pegadaian Area Surakarta terhadap masyarakat terdampak Covid-19, sebanyak 302 paket sembako dibagikan ke petugas kebersihan di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta. Tak hanya itu, petugas kebersihan juga menerima free pembukaan tabungan emas 0,01 gram atau senilai Rp 8.500. Bantuan ini diambil dari dana corporate social responsibility (CSR).

”Di hari yang sama, kami juga menyerahkan 118 paket sembako untuk warga Kelurahan Kepatihan yang terdampak Covid-19,” imbuhnya.

Dalam penyerahan itu, hadir pula Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada petugas kebersihan sebagai pejuang jalanan.

”Ini merupakan wujud gotong royong berbagai elemen. Bantuan ini setidaknya bisa meringankan beban petugas kebersihan. Kami ucapkan terimakasih. Semoga dapat diikuti oleh pihak lain,” ujarnya. (aya/adi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia