alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Ekspansi Ke Bantaeng, Gojek Serahkan Bantuan ke Posko Induk Covid-19

20 Mei 2020, 01: 31: 13 WIB | editor : Perdana

Peresmian beroperasinya Gojek di Bantaeng digelar di Posko Induk Penanganan Covid-19, sekaligus menyerahkan bantuan kesehatan.

Peresmian beroperasinya Gojek di Bantaeng digelar di Posko Induk Penanganan Covid-19, sekaligus menyerahkan bantuan kesehatan. (GOJEK FOR RASO)

Share this      

BANTAENG - Gojek, perusahaan teknologi aplikasi terbesar di Asia Tenggara berekspansi ke Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Sejak didirikan pada 2010 dan aplikasinya diluncurkan pada 2015, Gojek telah membuktikan bahwa pengemudi ojek dapat melakukan banyak hal, lebih dari sekadar memberikan layanan transportasi.

Melalui teknologi, Gojek telah meningkatkan taraf hidup jutaan pengusaha mikro. Termasuk mitra pengemudi, pemilik restoran, pengusaha rumahan, dan profesional lainnya.

Peresmian beroperasinya Gojek di Bantaeng dilakukan di Posko Induk Penanganan Covid, Selasa (19/5). Peresmian dilakukan Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin. Disaksikan pula District Head Gojek Makassar Adwin Pratama Anas, Senior Associate Government Relation Gojek Indonesia Timur Mohammad Khomeiny, dan District Operation Manager Gojek Makassar Kurniawan.

"Kami mengapresiasi dan menyambut baik hadirnya Gojek di Bantaeng untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal dan UMKM. Masuknya Gojek ke Bantaeng juga membuka peluang lapangan kerja dan menggairahkan perekonomian, terutama di masa pandemi," tutur Bupati Ilham.

Dalam kesempatan tersebut, Gojek memberikan bantuan paket Hygiene Kit Covid-19 kepada Posko Induk Penanganan Covid19 Kabupaten Bantaeng. Bantuan diterima oleh Juru Bicara Posko Gugus Tugas Andi Ihsan.

Bupati mengatakan, pemberian bantuan ini diharapkan dapat menjadi momentum. Selain bernilai sosial, juga menjadi pencerminan dari dukungan elemen dan lembaga agar perkembangan ekonomi bisa terus berjalan. Bantuan ini juga menandakan eksistensi Gojek di Kabupaten Bantaeng.

“Pemerintah mengapresiasi kehadiran Gojek yang memberi sumbangsih dalam memerangi Covid-19. Gojek tidak lepas daripada keberadaan masyarakat Bantaeng yang mau beraktivitas, mempermudah ruang interaksi di Bantaeng,” kata bupati.

Seperti diketahui, Bantaeng merupakan kabupaten dengan perekonomian yang baik. Didukung dari sektor UMKM sumber hasil alam serta objek wisata yang menawan, seperti Air Terjun Bisappu dan Agrowisata Loka. Potensi inilah yang akan didukung Gojek lewat layanannya.

Hadirnya Gojek akan memberikan akses yang lebih luas kepada para pelaku usaha lokal untuk terus mendorong roda perekonomian. Yakni melalui pemanfaatan keseluruhan ekosistem Gojek untuk menjalankan usahanya.

"Rekam jejak GO-JEK di Indonesia merupakan sebuah contoh bagaimana teknologi mampu membuka peluang untuk akses dan inklusi. Di mana mereka yang sebelumnya tidak tergabung dalam ekonomi modern, melalui teknologi yang dikembangkan Gojek, mampu terlibat dan bahkan terbekali untuk semakin berkembang," papar VP Gojek Regional Indonesia Bagian Timur Anandita Danaatmadja.

Di Bantaeng, Gojek akan mulai beroperasi dengan empat layanan. GoRide (Transportasi dengan sepeda motor), GoFood (Pengantaran makanan), GoSend (Pengantaran barang), dan GoPay (Alat pembayaran digital).

Selain kemudahan transportasi, Gojek di Bantaeng berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor UMKM. Anandita mengatakan, melalui layanan pengantaran makanan GoFood, UMKM di Bantaeng, khususnya UMKM kuliner punya kesempatan untuk go online. Hal ini sejalan dengan visi Pemkab Bantaeng yang mendorong UMKM memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasarannya.

District Head Gojek Makassar Adwin Pratama Anas menambahkan, fokus besar Gojek adalah dalam pemberdayaan dan pengembangan yang komprehensif bagi mitra-mitranya. Sehingga dengan adanya pendampingan, Gojek berharap mitranya dapat naik kelas, baik dari segi kesejahteraan maupun kemampuan. (yun/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia