alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Hasil Rapid Test 247 Warga Joyotakan Diketahui Hari Ini

21 Mei 2020, 12: 36: 09 WIB | editor : Perdana

Petugas dari Dinkes Kota Surakarta melakukan rapid test kepada warga Joyotakan, Serengan, Rabu (20/5).

Petugas dari Dinkes Kota Surakarta melakukan rapid test kepada warga Joyotakan, Serengan, Rabu (20/5). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Hasil rapid test yang dilakukan kepada 247 warga Joyotakan, Kecamatan Serengan, kemarin (20/5) akan diketahui hari ini (21/5). Rapid test itu dilakukan setelah adanya satu warga terkonfirmasi positif Covid-19 dan terjadi  kasus transmisi lokal kepada dua batita.

Rapid test dilakukan di dua titik di Joyotakan bagi 97 kepala keluarga (KK) yang sedang menjalani karantina wilayah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta menerjunkan tenaga kesehatan dari 17 puskesmas untuk mengambil sampel darah setiap warga. Rapid test diikuti seluruh warga mulai dari balita hingga warga lanjut usia.

“Rapid test adalah tindak lanjut dari karantina wilayah yang telah diberlakukan di Joyotakan. Ada 247 warga yang kami lakukan rapid test untuk diketahui bagaimana kondisi kesehatan serta terkait kemungkinan persebaran virus di wilayah ini,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta Tenny Setyoharini, kemarin.

Dia menilai seluruh warga kooperatif mengikuti rapid test. Hanya beberapa balita yang sempat menolak untuk diambil contoh darah lantaran ketakutan. Sementara itu, ada sejumlah lansia yang harus dibawa ke lokasi dengan bantuan warga.

“Harapannya semua tidak ada yang reaktif. Kita mengimbau warga agar tetap d rumah selama karantina wilayah agar wabah dapat segera selesai,” katanya.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Surakarta sempat meninjau langsung proses rapid test. Wali kota kembali memastikan kebutuhan pokok warga yang menjalani karantina wilayah dijamin pemkot. Sedikitnya ada 90 KK di dua RT yang menjalani karantina wilayah. Rudy berharap selama 14 hari warga Joyotakan dapat mematuhi protokol kesehatan. 

“Perilaku hidup bersih dan sehat, jangan lupa pakai masker, tidak usah keluar-keluar, pokoknya manut saja,” katanya. (irw/bun/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia