alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Boyolali
icon featured
Boyolali

3 Anggota Keluarga di Sambi Positif Covid, Tertular dari Jakarta

Kontak Jenazah yang Dimakamkan Tanpa Protap

28 Mei 2020, 20: 47: 05 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi

Share this      

BOYOLALI – Sedikitnya tiga orang yang masih satu keluarga terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiga warga asal Kecamatan Sambi itu tertular virus korona dari klaster Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Ratri S. Survivalina menyebut, ketiga pasien Covid-19 berinisial ST, DW, dan SH. Awalnya, ST yang berusia 40 tahun terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab laboratorium pada 22 Mei lalu.

”Pasien (ST) yang diberi kode kasus Covid-19 nomor 023 ini sudah menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Boyolali,” kata Lina, Kamis (28/5).

Selanjutnya, dinkes melakukan pemantauan ketat terhadap kontak erat pasien ST tersebut. Dan, ternyata dua anggota keluarganya diketahui terpapar Covid-19. Yakni DW, 20, dan SH, 37, terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai hasil lab hari ini (28/5). 

”Saat ini sedang dilakukan penjemputan oleh tim dari RSD Covid-19 untuk dilakukan karantina di rumah sakit,” ujar Lina.

Lina menyatakan, ketiga pasien Covid-19 tersebut merupakan keluarga dari almarhum SP, 78, jenazah kiriman dari Jakarta yang dimakamkan di Desa Senting, Kecamatan Sambi. Seperti diketahui, SP yang diduga meninggal secara biasa telah dimakamkan tak menggunakan protokol Covid.

Seperti lazimnya pemakaman jenazah biasa, dilakukan pembukaan tali kafan saat jenazah di liang lahat. ST salah satu yang membuka tali kafan tersebut. Dua hari kemudian, dari rumah sakit di Jakarta menginformasikan bahwa almarhum SP diketahui positif Covid-19.

”ST dimungkinkan sudah tertular virus korona sejak dari Jakarta,” jelas Lina.

Lina menambahkan, selain tiga kasus tersebut, kasus Covid-19 di Boyolali juga bertambah satu orang. HG, 75, dari Kecamatan Ngemplak terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien Covid-19 yang diberi kode kasus 022 itu saat ini masih menjalani perawatan di RSD Covid-19 Boyolali.

”Tracking kontak eratnya ditemukan enam orang. Dari hasil pemeriksaan, dua orang nonreaktif dan empat orang masih menunggu hasil swab,” pungkas Lina. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia