alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Pemkab Wonogiri Tak Mau Gegabah Soal Keputusan Mulai Masuk Sekolah

29 Mei 2020, 17: 32: 41 WIB | editor : Perdana

Murid SMPN 1 Selogiri berolahraga sebelum terjadi pandemi Covid-19.

Murid SMPN 1 Selogiri berolahraga sebelum terjadi pandemi Covid-19. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Meski kenormalan baru mulai digencarkan di tengah pandemi Covid-19, namun pemkab tak ingin gegabah menyikapinya. Terutama di bidang pendidikan. Pemkab tak mau terburu-buru mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyatakan, pihaknya belum bisa membeberkan secara detail skenario wacana dibukanya sekolah. Bila masih mengacu pada teknis sebelum pandemi, hal tersebut dinilai sangat berisiko.

"Skenarionya apa, itu akan kami kaji. Saya tidak mau mendorong sesuatu yang bisa memicu spekulasi. Ini pendidikan, jangan dibawa ke sesuatu yang spekulatif. Yang kami didik itu anak yang ke depan menjadi generasi emas kita," jelasnya, kemarin.

Sebab itu, bupati masih menunggu panduan baku dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan skenario pendidikan di tengah pandemi. "Skenario daerah akan mengacu skenario pusat dulu. Kebijakan pemerintah ini tidak bisa berdiri sendiri," tegas bupati yang akrab disapa Jekek itu. 

Di satu sisi, Jekek juga menyoroti sistem pembelajaran dari rumah secara online. Menurutnya, tidak semua orang tua, apalagi yang tinggal di pedesaan sudah paham dengan pembelajaran online dan bisa memberikan pendampingan secara optimal. Kendala lainnya masih banyak titik blank spot.

"Semisal hari ini kita bangga dengan pembelajaran online, pertanyaannya dari 100 persen wali siswa, berapa persen yang bisa mendampingi? Belum lagi infrastruktur pendukungnya," terangnya.

Lebih lanjut dituturkan bupati, komitmen dan perhatian pemkab terhadap kemajuan pendidikan di Kota Sukses tak perlu diragukan. Kesempatan sekecil apapun untuk mengembangkan pendidikan pasti dioptimalkan. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia