alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Pemudik Tembus 25 Ribu Orang

02 Juni 2020, 13: 50: 03 WIB | editor : Perdana

LENGANG: Aktivitas di pos pemantauan kedatangan penumpang di Terminal Ir. Soekarno Klaten, kemarin (1/6).

LENGANG: Aktivitas di pos pemantauan kedatangan penumpang di Terminal Ir. Soekarno Klaten, kemarin (1/6). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Lebaran sudah sepekan berlalu. Namun, gelombang kedatangan pemudik masih terjadi di Terminal Ir. Soekarno Klaten. Terpantau pada Senin (1/6) dini hari, sembilan penumpang turun di terminal tipe A tersebut. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Para pemudik itu berasal dari Jakarta, Bekasi, Depok, Cilegon, dan Tangerang. Turun pukul 01.00 dan 04.30. Setiba di terminal, mereka langsung dicek suhu tubuhnya. Kemudian wajib masuk ke bilik sterilisasi. Disusul cuci tangan tangan pakai sabun dan hand sanitizer.

Langkah selanjutnya, dilakukan pendataan dengan mengisi surat pernyataan kedatangan penumpang antarkota atau provinsi. Dalam surat pernyataan itu, ditegaskan kesanggupan pemudik untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19.

“Semua penumpang yang turun diterapkan prosedur yang sama. Mulai dari pengecekan hingga pendataan,” jelas petugas pendataan kedatangan penumpang terminal Ir. Soekarno Klaten Gharuf, kemarin (1/6).

Pendataan kedatangan penumpang di terminal terus dilakukan hingga kondisi normal. Total hingga 31 Mei, 25.752 pemudik tiba di Kota Bersinar. Dari data Pemkab Klaten, pemudik didominasi dari tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Bayat (3.249 orang), Trucuk (2.929 orang), dan Cawas (2.129 orang). “Ada seorang pemudik yang balik ke perantauan setelah Lebaran ini. Membawa sejumlah persyaratan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengimbau pemudik menunda kepulangan ke tanah rantau. Sampai kondisi benar-benar kondusif. “Sementara sabar dulu di rumah. Menikmati kampung halaman masing-masing. Semoga kedisiplinan dan ketaatan pada protokol pencegahan Covid-19 terus dilakukan,” ucapnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia