alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Sikat Puluhan Motor Bising, Lalin Kawasan Tawangmangu Semakin Padat

02 Juni 2020, 14: 16: 36 WIB | editor : Perdana

BANDEL: Anggota Satlantas Polres Karanganyar mengamankan sepeda motor dengan kenalpot bising di depan Terminal Tawangmangu, kemarin (1/6). Razia knalpot bising dilakukan untuk menjaga kamtibmas.

BANDEL: Anggota Satlantas Polres Karanganyar mengamankan sepeda motor dengan kenalpot bising di depan Terminal Tawangmangu, kemarin (1/6). Razia knalpot bising dilakukan untuk menjaga kamtibmas. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Di tengah rencana pembukaan kembali objek wisata untuk menyambut new normal (kenormalan baru), banyak pengendara sepeda motor yang justru konvoi dengan knalpot bising. Tak pelak suara yang ditimbulkan meresahkan masyarakat.

Untuk itu, Satlantas Polres Karanganyar langsung menggelar razia di kawasan wisata Tawangmngu, kemarin (1/6). Hasilnya, puluhan sepeda motor berhasil diamankan petugas. Sementara pemiliknya mendapat saksi tilang.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami menjelaskan, penindakan sepeda motor bising sebagai bentuk komitemen bersama dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya knalpot bising.

”Apalagi mereka sering melintas di kawasan wisata seperti Tawangmangu. Malahan dengan sengaja melakukan konvoi dengan knaplot brong. Maka langsung kami tindak tegas,” terang Endah mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi.

Lebih lanjut Endah mengungkapkan, pemilik sepeda motor yang diamankan rata-rata hanya sekadar nongkrong di jalur wisata. Mengingat objek wisata di kawasan itu belum boleh buka. Mereka selanjutnya konvoi hingga wilayah perbatasan Tawangmangu-Magetan, Jawa Timur. Namun demikian, ulah pengendara motor bising tersebut sangat meresahkan warga.

”Dibanding dengan hari sebelumnya, memang selama dua hari ini ada peningkatan volume kendaraan, terutama sepeda motor. Peningkatan yang paling banyak terjadi kemarin (Minggu,Red), lantaran banyak kendaraan pribadi yang nongkrong dan mampir makan di pinggir jalan, sedangkan kantong parkir juga minim,” ucapnya.

Pihaknya juga mengalihkan arus lalu lintas di kawasan tersebut. mengingat volume kendaraan semakin meningkat dalam dua hari terakhi. Selain itu, pengalihan arus untuk penerapan protokol new normal. Lokasinya baru satu titik, yakni arus dari Cemoro Kandang menuju Karnaganyar dialihkan masuk ke terminal Tawangmangu. Hal itu untuk memecah kemacetan di depan Pasar Tawangmangu.

”Untuk arus yang lain sementara belum. Nanti kami kondisional saja. Kalau terjadi penumpukan, yang dari bawah kita pecah di Sumokado. Kemudian yang dari atas kalau mau ke Karanganyar dilewatkan Matesih,” tandasnya. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia