alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

2 Kasus Baru Covid, ABK Pelni Asal Giritontro & Alumni Ponpes Temboro

02 Juni 2020, 18: 18: 21 WIB | editor : Perdana

Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri Joko Sutopo.

Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri Joko Sutopo. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Setelah sempat zero case Covid-19, Wonogiri mencatat dua kasus baru positif korona. Dua warga terkonfirmasi Covid-19 itu, yakni seorang anak buah kapal (ABK) Pelni asal Giritontro dan  seorang alumni Pondok Al-Fatah Temboro, Magetan yang beraktivitas terakhir di Blora.

"Dua tambahan kasus baru ini adalah warga Kecamatan Giritontro dan Purwantoro," tutur Bupati Wonogiri Joko Sutopo saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo, Selasa (2/6). 

Warga Giritontro tersebut adalah S, 47, berjenis kelamin laki-laki. S merupakan ABK Pelni yang sempat menjalani rapid test di Jakarta.

"Rapid test di sana (Jakarta) tanggal 19 Mei. Ternyata tidak ada penanganan di Jakarta padahal dinyatakan reaktif. Malah tanggal 25 pulang ke Giritontro. Akhirnya kita tangani dengan ambil swab dan akhirnya dinyatakan positif tadi malam (Senin 1/6)," kata bupati yang akrab disapa Jekek itu.

Saat ini S menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Dikatakan Jekek, S dalam kondisi yang bagus. Sehingga diharapkan dapat segera bebas dari Covid-19 setelah mendapatkan perlakuan khusus.

Satu warga lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah D, 25, berjenis kelamin laki-laki. "Beliau alumni atau lulusan Pondok Al-Fatah Temboro (Magetan). Aktivitas terakhirnya melakukan kegiatan sosial keagamaan di Blora," kata Jekek yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri itu.

Jekek menambahkan, kegiatan sosial keagamaan itu dilakukan D satu bulan yang lalu. Sama seperti S, D pun melakukan isolasi mandiri di rumahnya dan tidak dirawat di rumah sakit lini II Wonogiri, RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Tracking kontak erat terhadap keluarga S maupun D sudah dilakukan. Keluarga D sudah diminta melakukan isolasi mandiri dan protokol penanganan pun sudah dijalankan sebagaimana mestinya.

"Kalau nanti ada beberapa pertimbangan (seperti kondisi memburuk,Red), ada kemungkinan langsung kita rujuk ke rumah sakit lini dua. Saat ini kondisinya bagus," bebernya.

Sementara itu, berdasarkan data dari http://wonogirikab.go.id/index.php/info-corona/ hingga Senin (1/6) pukul 21.00, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 Wonogiri ada 12 orang. Rinciannya, dua orang masih dirawat, sembilan orang sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

Kemudian, ada 57 pasien dalam pengawasan (PDP). Dua orang masih dirawat, 51 orang sembuh, dan empat orang meninggal dunia. Lalu, 807 orang dalam pemantauan (ODP), di antaranya 60 orang masih dalam pemantauan dan 747 selesai pemantauan. (al/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia