alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Mundur Bursa Bacawali, Purnomo Tegaskan Tak Akan ‘Selingkuh’ dari PDIP

03 Juni 2020, 10: 52: 38 WIB | editor : Perdana

Achmad Purnomo mantap mundur dari bursa bakol calon wali kota di PDIP.

Achmad Purnomo mantap mundur dari bursa bakol calon wali kota di PDIP. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Bakal calon wali kota (bacawali) Surakarta Achmad Purnomo telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, pekan lalu. Meski begitu, dia menegaskan tidak akan tergoda bujuk rayu partai politik (parpol) lain yang ingin meminangnya pada Pilkada Solo.

Purnomo mengatakan, dirinya adalah kader PDIP. Dia sudah berikrar untuk tidak maju melalui kendaraan partai lain. Meski hingga saat ini masih ada partai yang menawari bergabung dan menjadikannya calon wali kota.

"Saya nggak bersedia (maju lewat partai lain, Red). Saya hanya melalui PDI Perjuangan. Ada yang sudah mendekati, tapi saya nggak mau nyebut. Lagipula saya mundur dari pilkada bukan karena alasan politik. Saya mundur karena tak ingin melakukan proses pencalonan di tengah masa pandemi," kata Purnomo, kemarin.

Pria yang masih menjabat wakil wali kota Surakarta tersebut mengaku tak sampai hati jika pesta demokrasi digelar di tengah pandemi Covid-19. Purnomo sekaligus menolak anggapan jika niatnya mundur didasari atas manuver politik.

Purnomo berharap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surakarta yang selama ini bulat mengusung dirinya sebagai bakal calon wali kota, mau mengabulkan permohonan pengunduran diri tersebut. Namun, apabila tidak dikabulkan, maka Purnomo akan mengikuti perintah DPC PDIP.

"Harapannya permohonan saya dikabulkan. Tapi kalau tidak, saya sebagai kader harus taat, nanti ditugasi apa belum tahu," ujar pendamping Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo itu.

Sementara itu, bakal calon wali kota dari PDIP lainnya, Gibran Rakabuming Raka tak mau menanggapi polemik yang terjadi di internal partainya. Dia pun tak mau menafsirkan pengunduran diri Purnomo sebagai langkah politis.

"Kita fokus untuk membantu masyarakat saja. Agar pandemi ini masyarakat bisa kuat dan melanjutkan hidup," papar Gibran. (irw/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia