alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

MTsN 1 Surakarta Buka 11 Kelas

05 Juni 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

328 SISWA: MTsN 1 Surakarta umumkan kelulusan hari ini.

328 SISWA: MTsN 1 Surakarta umumkan kelulusan hari ini. (IST)

Share this      

SOLO – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Surakarta membuka 11 kelas unggulan Terbagi menjadi empat kategori. Yakni kelas program khusus (PK), kelas fullday school, kelas tahfidz Alquran, dan kelas reguler. Seperti diungkapkan Waka Kurikulum MTsN 1 Surakarta Muhammad Rais Hidayat.

Masing-masing kategori memiliki keunggulam pembelajaran masing-masing. Seperti kelas PK dan fullday school yang menitikberatkan pengembangan ilmu pengetahuan. Terutama sains dan kebahasaan. Seperti Bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab. 

Sedangkan sekolah tahfidz Alquran menekankan pada hafalan Alquran. Sekolah juga menarget siswa menghafalkan delapan sampai 15 juz Alquran selama tiga tahun. Tentu dengan bimbingan intens dari sekolah. Sedangkan kelas reguler sama seperti sekolah lain. Dengan tambahan pelajaran agama Islam. 

“Alhamdulillah lulusan kami banyak yang diterima di SMA Pradita Dirgantara. Bukti bahwa sekolah Islam tidak kalah dengan umum. Pesan dari kepala sekolah, siswa yang lulus menjadi anak yang berguna baik masyarakat, keluarga, agama, dan negara. Raih cita-cita dengan sungguh-sungguh, tidak putus asa, selalu berusaha, dan jangan lupa berdoa,” ucapnya, kemarin (4/6).

Sementara itu, 328 siswa MTsN 1 Surakarta akan menerima pengumuman kelulusan, hari ini. Bisa dilihat di website sekolah dan wali kelas yang akan mengirimkan pengumuman via WhatsApp (WA). 

Kelulusan sesuai apat dewan guru secara virtual. Pengumuman kelulusan dilakukan secara daring pukul 17.00. “Surat pemberitahuan sudah kami sampaikan ke wali murid. Teknisnya, wali kelas mengirimkan hasil kelulusan dalam bentuk PDF. Juga kami unggah di website sekolah di http://www.mtsn1solo.org,” imbuhnya.

Sementara itu, ijazah sementara untuk keperluan mendaftar sekolah akan diberikan secara luar daring (luring). Siswa bisa mengambil ke sekolah pada Sabtu (6/6) dan Senin (8/6). Proses pengambilan ijazah dilakukan bertahap dan menerapkan protokol kesehatan.

“Sehari kami bagi tiga sif. Ada jarak waktu sekitar satu jam untuk menghindari kerumunan. Ada pengecekan suhu tubuh, wajib pakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan lainnya,” bebernya. (sct/rgl/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia