alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

TNI Bantu Rapid test Warga Pasar

05 Juni 2020, 10: 04: 28 WIB | editor : Perdana

TNI Bantu Rapid test Warga Pasar

TNI Bantu Rapid test Warga Pasar

SRAGEN – Upaya pencegahan terus dilakukan Tim gugus tugas pencegahan Covid-19. Termasuk dari Kodim 0725/Sragen yang menggelar rapid test di Pasar Bunder dan Pasar Kota. Langkah ini sebagai upaya antisipasi penyebaran covid-19.

Bantuan rapid test kodim ini berasal dari Ketua Umum Dharma Nanny Hadi Tjahjanto sejumlah 200 buah. Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto menyampaikan kegiatan ini bagian dari kepedulian Dharma Pertiwi. Di Eks karisidenan Surakarta dibagikan 500 rapid test. Terbagi sebanyak 200 di Sukoharjo, 200 di Sragen dan 100 di Boyolali.

”Kita Selesaikan rapid test hari ini. Di Pasar Bunder kita lakukan 120 test, di pasar kota 80 test,” terang Dandim Kamis (4/6).

Dalam pelaksanaan test ini dilakukan secara acak. Petugas yang melakukan rapid test berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen. ”Hasil ini kami serahkan di DKK nanti selanjutnya tindak lanjut DKK untuk yang menangani positif,” bebernya.

Sementara di kabupaten Sragen terjadi kemajuan dengan sembuhnya tiga orang Cluster Gowa yang dierawat di Sasana Manggala Sukowati. Namun bertambah satu warga Jakarta yang tinggal di wilayah Kecamatan Masaran. Dengan demikian pasien yang sembuh sudah 27 orang, dirawat 7 orang dan meninggal 1 orang. Total kasus di kabupaten Sragen mencapai 35 orang terjangkit covid-19.

Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno menyampaikan Covid-19 sudah mengalami penurunan. Untuk pembuktian hal tersebut terus digelar rapid test di 20 Kecamatan di Sragen. ”Baik pasar dan tempat  keramaian yang lain dilakukan rapid test. Harapannya ada gambaran konkret soal kondisi pandemi Covid-19 ini, kita siapkan 8000 rapid test” bebernya.

Pihaknya membenarkan ada penurunan, namun ada tambahan satu pasien positif Covid-19. Pasien tersebut merupakan Pelaku Perjalanan (PP) asal Jakarta. Namun karena berada di Sragen juga harus ditangani Kabupaten Sragen.

Dedy yang juga wakil Ketua gugus tugas penanggulangan covid-19 menyampaikan pada Kamis ini dilakukan pemindahan pasien dari Gedung SMS ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19. Langkah itu dilakukan untuk evisiensi penjagaan. ”Jadi tinggal tiga orang kita pindah ke RSD,  termasuk pasien yang baru. Karena di RSD kan kamar mandinya juga per kamar, sehingga lebih bersih,” terangnya. (din)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia