alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Gencar New Normal, Objek Wisata di Wonogiri Dipastikan Belum Akan Buka

05 Juni 2020, 11: 43: 51 WIB | editor : Perdana

Objek wisata Waduk Gajah Mungkur tutup sejak 16 Maret. Terlihat kemarin (4/6) kondisinya lengang.

Objek wisata Waduk Gajah Mungkur tutup sejak 16 Maret. Terlihat kemarin (4/6) kondisinya lengang. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Meski tatanan baru (new normal) dalam pandemi Covid-19 digencarkan, namun pemkab belum berencana membuka sejumlah objek wisata.

“Dari perkembangan terakhir, hasil rapat dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang dipimpin Pak bupati, tempat wisata belum bisa dibuka," jelas Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Sentot Sujarwoko melalui Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Agus Sriyanto, kemarin.

Meski masih tutup, pemkab meminta petugas tempat pariwisata yang dikelola pemerintah tetap masuk. Begitu pula dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Ditambahkan Agus, mengacu edaran dari pemerintah pusat, penerapan new normal pada bidang pariwisata harus mengacu protokol kesehatan secara ketat. Seperti penggunaan masker, jaga jarak fisik, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. “Semisal (objek wisata) buka lho ini," jelasnya.

Selain itu, jumlah pengunjung juga dibatasi. Dilarang melebihi 50 persen dari kapasitas. Dicontohkan Sentot, ketika kapasitas pengunjung objek wisata mencapai 1.000 orang, maka yang boleh masuk hanya 450 orang.

"Belum ada pengelola destinasi wisata yang meminta membuka objek wisata yang dikelolanya. Namun, banyak yang menanyakan (kapan boleh buka). Dalam waktu dekat, kami akan buat surat edaran merujuk hasil rapat kemarin. Biar tidak ada simpang siur," beber Agus. 

Ada enam destinasi wisata yang dikelola pemkab, yani Waduk Gajah Mungkur, Kahyangan, Museum Karst, Wisata Setren, Pantai Sembukan, dan Goa Putri Kencana. Berdasarkan data dinas terkait, pada tahun lalu jumlah kunjungan wisatawan di enam destinasi wisata itu sebanyak 483.885 orang. Namun, pada triwulan pertama tahun ini hanya 62.154 orang. Mengingat objek wisata telah ditutup sejak Maret karena pandemi Covid-19. 

Sebelumnya, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menegaskan, pemkab belum akan membuka destinasi wisata karena dikhawatirkan menjadi klaster baru penularan Covid-19. 

"Kami tidak mau ada klaster tempat wisata. Kehilangan pendapatan daerah dari sektor pariwisata tidak masalah. Yang penting kesehatan masyarakat terjamin," terangnya di pendapa rumah dinas bupati Wonogiri, Rabu lalu. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia