alexametrics
Kamis, 03 Dec 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Bupati Karanganyar Ogah Sebut New Normal, Singgung Covid sudah Selesai

11 Juni 2020, 12: 06: 32 WIB | editor : Perdana

Bupati Karanganyar saat membuka Expo Karanganyar Online di pendapa rumah dinas bupati, Rabu (10/6).

Bupati Karanganyar saat membuka Expo Karanganyar Online di pendapa rumah dinas bupati, Rabu (10/6). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Bupati Juliyatmono bakal menyiapkan sejumlah peraturan guna memulihkan kondisi Bumi Intanpari di tengah pandemi Covid-19. Namun, bupati enggan menyebut hal tersebut sebagai new normal.

Menurut bupati yang akrab disapa Yuli itu, regulasi tersebut guna membangkitkan semangat baru di tengah masyarakat yang sebelumnya terbelenggu Covid-19.

“Saya tidak mau menyebutkan ini new normal. Tapi ini adalah semangat baru, bagaimana memainkan peran masing – masing, dan berlomba–lomba mendapatkan kesejahteraan. Karena secara pribadi, saya telah menyatakan korona ini selesai,” ujar Yuli dalam sambutannya pada kegiatan Expo Karanganyar online di rumah dinas bupati Karanganyar, kemarin.

Namun, bupati tetap mewanti-wanti masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kalau saya secara pribadi, tidak usah memakai masker tidak apa- apa, dan tidak akan terkena Korona, nanti dikira bupati iki gendeng (gila), kekendelen (terlalu berani), tidak memperhatikan protokol kesehatan. Nah, dalam situasi seperti ini, maka ayo kita mulai bergerak kembali, tidak lama lagi nanti masjid, kemudian fasilitas umum olahraga, dan objek wisata akan kami rapatkan, untuk segera bisa bangkit,” bebernya.

Bagaimana dengan sekolah? Yuli menyatakan, untuk sektor pendidikan masih menunggu regulasi Kementerian Pendidikan. “Pendidikan semua sudah siap. Tapi kami tetap tunggu karena persentase keterpengaruhannya terhadap pandemi akan cukup besar,” ucapnya. 

Sementara itu, dalam kegiatan Expo Karanganyar Online, Ketua Ekraf Martoyo mengatakan, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus segera bangkit.

“Sasaran kami adalah go international. Bagaimana produk–produk di Karanganyar bisa dikenal. Meskipun saat ini masih dalam kondisi pandemi. Tapi dengan situasi tatanan baru ini, teman–teman (pelaku UMKM) akan bisa lebih bersemangat,” jelas dia. (rud/wa/ria) 

(rs/rud/per/JPR)

 TOP