alexametrics
Senin, 06 Jul 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Gara-Gara Diabetes, Lansia Asal Puhpelem Nekat Gantung Diri

18 Juni 2020, 16: 17: 54 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.com)

Share this      

WONOGIRI - Warga lanjut usia (lansia) asal Kecamatan Puhpelem nekat gantung diri, Kamis (18/6). Dari hasil pemeriksaan, korban ternyata mengalami depresi karena mengidap penyakit diabetes.

Camat Puhpelem Jaiman membenarkan adanya salah satu warga di daerahnya yang gantung diri. "Kita sudah coba tanya warga dan keluarga si korban, ternyata sempat depresi kerena penyakitnya," ungkapnya.

Warga tersebut bernama Sarno, 60, warga Dusun Puhpelem RT 02 RW 02, Desa Puhpelem, Kecamatan Puhpelem. Jaiman mengatakan, Sarno mengalami penyakit diabetes menahun yang tak kunjung sembuh.

"Yang mengetahui pertama kali adalah anak korban. Namanya Sobari," jelasnya.

Sang anak mengetahui ayahnya sudah tergantung kaku tak bernyawa di kamar mandi. Sarno menggunakan tali senar plastik untuk gantung diri di blandar kamar mandi.

Anak korban yang mengetahui ayahnya sudah tak bernyawa langsung meminta bantuan kepada warga sekitar. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.

"Sudah diperiksa petugas medis dan juga dari kepolisian. Almarhum murni bunuh diri, ya karena itu tadi," beber camat.

Jenazah almarhum sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (al/ria)


(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia