alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

APPI: Hutang Gaji Wajib Dibayar

21 Juni 2020, 08: 15: 59 WIB | editor : Perdana

LAGA KLASIK: Laga uji coba antara Persis Solo (jersey merah) kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, 11 Januari silam.

LAGA KLASIK: Laga uji coba antara Persis Solo (jersey merah) kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, 11 Januari silam. (MEDIA OFFICER PERSIS FOR RADAR SOLO)

Share this      

KOMPETISI sepak bola Indonesia akan bergulir kembali antara September atau Oktober. PSSI pun telah mengumumkan keputusan yang diambil dalam rapat Exco itu pada Jumat (19/6) siang. 

Terkait akan bergulirnya kompetisi ini, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia pun kembali mengingatkan PSSI soal kasus sengketa pemain dan klub.

Menurut kuasa hukum APPI M. Agus Riza Hufaida, satu hal penting yang jad konsen APPI sebelum PSSI memutuskan menggulirkan kompetisi ialah sengketa pemain dan klub.

Memang, masih ada beberapa klub Liga 2 yang belum melunasi tunggakan gaji pemain musim 2019 lalu. Padahal, Liga 2 musim 2020 sudah sempat digelar Maret lalu.

”Kami merekomendasikan agar klub yang bermasalah menyelesaikan dulu sengketanya. Ada DP (uang muka) yang belum selesai, sengketa yang sudah masuk ke NDRC (badan penyelesaian sengketa nasional), atau pemain yang menolak diberi gaji sesuai kebijakan 25% dari PSSI. Semua itu wajib selesai dulu,” terangnya.

Di menegaskan, APPI siap memperjuangkan agar hak-hak pemain bisa dipenuhi terlebih dulu sebelum kompetisi mulai lagi. Andai beragam tuntutannya tak direalisasikan PSSI, APPI pun siap bersuara.

”Belum selesai (soal gaji), masih negosiasi dengan PSSI. Harusnya segera selesai keputuan soal gaji ini. Mungkin masih ada hal yang harus dipertimbangkan. Persoalan ini kompleks, banyak faktor yang harus dipikirkan,” imbuh General Manager APPI Ponaryo Astaman. (JPG/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia