alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Jenazah Pelaku Penyerangan Tak Dibawa ke Madiun, Atas Permintaan Warga

Ketua RT: Sejatinya Kami Tak Menolak

22 Juni 2020, 22: 50: 22 WIB | editor : Perdana

Rumah mendiang Karyono Widodo di Manisrejo, Taman, Madiun sudah lama ditinggalkan pemiliknya.

Rumah mendiang Karyono Widodo di Manisrejo, Taman, Madiun sudah lama ditinggalkan pemiliknya. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

Share this      

MADIUN – Jenazah Karyono Widodo, pelaku penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni dimakamkan di Semarang, Senin (22/6) sore. Salah satu pertimbangannya karena para tetangga di daerah asal pelaku di Manisrejo, Taman, Madiun menyarankan agar pelaku langsung dimakamkan di Jawa Tengah saja.

Sumarsono, ketua RT 22, RW 7, membenarkan jika jenazah Karyono yang pernah menjadi warganya itu tidak dimakamkan di daerah asalnya. Namun, Sumarsono menegaskan, sejatinya warga tidak keberatan jika jenazah Karyono hendak dimakamkan di TPU setempat.

Hanya, warga keberatan jika jenazah diantar terlebih dahulu ke rumah duka di Jalan Argo I, Manisrejo, Taman. Alasannya lebih untuk menghindarkan penyebaran Covid-19 di masa pandemi ini.

“Kalau mampir (rumah duka) kami khawatir. Sekarang Kota Madiun kan sudah zona hijau,’’ tuturnya.

Setelah bermusyawarah, warga RT 22, RW 7, Jalan Argo Manis I, Manisrejo, Taman, memberikan masukan agar jenazah dimakamkan di Jawa Tengah. Menurut Sumarsono, pihak keluarga menerima masukan itu setelah melakukan rapat keluarga. “Rumahnya di sini sudah kosong lama,” ungkapnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto mengatakan, jenazah Karyono dimakamkan secara layak di pemakaman Kedungmundu, Kota Semarang, Senin (22/6) sore. Pihak keluarga pelaku juga sudah menyerahkan agar dimakamkan oleh pihak kepolisian.

"Kami mendapatkan mandat dari pihak keluarga, saudara Karyono untuk masalah pemakaman diserahkan kepada kepolisian, dalam hal ini Polda Jawa Tengah. Ada pertimbangan antara lain informasi dari Dirintel Jawa Timur menyampaikan bahwa ada penolakan dari sana," bebernya. (kid/c1/fin/ mha/ton/JPG/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia