alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Soal Wacana Mainkan U-20 di Liga Lanjutan: Ada Berkah di Balik Musibah

25 Juni 2020, 15: 06: 54 WIB | editor : Perdana

Jujan Setio (kiri) jadi pemain U-20 Persis Solo yang direkrut oleh tim kepelatihan musim ini.

Jujan Setio (kiri) jadi pemain U-20 Persis Solo yang direkrut oleh tim kepelatihan musim ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Menurut wacana, klub Liga 1 dan Liga 2 wajib menggunakan pemain U-20 pada setiap pertandingan. Ini demi menyambut Piala Dunia U-20 2021, yang mana Indonesia jadi tuan rumah.

Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) menilai, PSSI perlu menerapkan regulasi pemain U-20 pada setiap klub Liga 1 dan Liga 2 yang bertanding. Hal tersebut diutarakan Bambang Nurdiansyah, selaku anggota komite eksekutif (exco) dari APSSI saat rapat virtual dengan PSSI, belum lama ini.

“Bagi saya ini seperti berkah di balik musibah. Tentu dengan adanya situasi seperti ini membuat regulasi kompetisi berubah. Karena menuju Piala Dunia U-20, tentu pemain muda kita diberi peluang untuk unjuk gigi. Dan adanya sistem seperti itu, tentu jadi berkah buat pemain muda,” terang eks kiper Timnas Listiyanto Raharjo.

Dia tidak menampik bahwa sebelumnya banyak klub yang merekrut pemain muda. Sebagian besar baru promosi dari tim junior, tapi ada juga yang memang datang dengan label pemain timnas kelompok umur.

“Apalagi saya dengar katanya tidak ada degradasi di regulasi baru, jadi klub tak perlu takut kalau mau menurunkan pemain mudanya. Beruntung buat pemain muda, berpeluang lebih besar untuk jadi starter. Kalau dulu ada degradasi, tentu banyak klub enggan ambil risiko untuk memainkan pemain di bawah 20 tahun, jadinya pemain muda jam terbangnya kurang,” terang pria asal Laweyan, Solo tersebut.

Di lain sisi, saat ini Persis sudah merekrut beberapa pemain U-20. Sebagain dari mereka sebelumnya memang masuk proyeksi skuad Persis U-20. Karena awalnya PT LIB berencana menggelar Liga 2 U-20 2020, meski hingga kini belum ada tindak lanjut lagi. Pemain U-20 tersebut di bawah arahan coach Salahudin, antara lain adalah Jujan Seto Prihartanto, Jujan Seto, Ramdani Tawainella, Dimas hingga Yulius.

“Tak masalah soal regulasi wajib memainkan U-20 di tiap laga. Saya sih setuju-setuju saja, jika tujuannya untuk meningkatkan jam terbang pemain muda kita. Apalagi tujuannya juga untuk seleksi Piala Dunia U-20,” terang Pelatih Persis Salahudin. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia