alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Voca Erudita, Paduan Suara Mahasiswa Pertama yang Gelar Konser Virtual

Bangkitkan Optimisme & Harapan lewat Lagu

25 Juni 2020, 20: 58: 06 WIB | editor : Perdana

Konser virtual PSM Voca Erudita UNS, Minggu malam (21/6).

Konser virtual PSM Voca Erudita UNS, Minggu malam (21/6). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

Ada berbagai cara menunjukkan empati di masa pandemi Covid-19 ini. Aksi sosial tak melulu diwujudkan dalam bentuk penyerahan bantuan. Bagi seniman, aksi sosial bisa dilakukan melalui konser. Karena protokol kesehatan, konser digelar virtual.

SEPTINA FADIA PUTRI, Solo, Radar Solo

BIASANYA, gelaran konser diselenggarakan di tempat terbuka. Mendatangkan banyak massa. Bahkan, penonton rela berdesak-desakan demi menonton idolanya menyanyikan lagu favorit. Sejak pandemi mewabah di Tanah Air, praktis gelaran konser terpaksa tertunda hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan. Namun, kelompok Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Voca Erudita Universitas Sebelas Maret (UNS) punya solusinya: konser virtual. 

Untuk kali pertama, kelompok PSM Voca Erudita UNS menggelar konser virtual. Bertajuk Anvaya, Syukur, dan Harapan, konser virtual tersebut sukses menyedot perhatian 2 ribu penonton kanal youtube PSM Voca Erudita pada Minggu malam (21/6).

“Konser virtual ini digelar sebagai wujud keprihatinan kami terhadap kondisi dunia yang yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19,” ungkap bagian humas PSM Voca Erudita UNS Yusron Avivi kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Tajuk konser Anvaya yang dalam bahasa Sansekerta berarti syukur dan kebaikan dipilih untuk mewakili rasa syukur dan harapan mereka dalam menjaga kehidupan dan alam semesta.

“Kami ingin memberikan semangat dan juga menyampaikan pesan bahwa hidup ini akan terus berlanjut. Kita harus tetap bersyukur atas semua yang terjadi dan selalu berharap yang terbaik untuk kehidupan ini, sesuai dengan tajuk dari konser ini,” bebernya.

Ketua penyelenggara konser virtual Hazim menyebut, PSM Voca Erudita UNS menjadi kelompok paduan suara mahasiswa pertama di Indonesia yang menggelar konser secara virtual. Dalam konser ini diselipkan harapan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 agar terus optimistis dan bertahan.

“Memberikan dukungan dan semangat kepada semua orang tanpa terkecuali yang sekarang ini terdampak pandemi. Dan orang-orang yang memang harus berjuang atau bertahan di masa-masa pandemi. Kami membawakan lagu dan menyusun ceritanya agar menjadi kaleidoskop yang merangkum bahwa kita pernah mengalami kejadian pandemi tahun ini,” jelasnya.

Persembahan apik nan memukau ini merupakan hasil karya dari 140 penyanyi. Terdiri dari 110 anggota aktif dan 30 alumni PSM Voca Erudita UNS. Sebanyak dua konduktor dan satu konduktor junior turut memimpin jalannya konser virtual ini. Mereka adalah Redi Sabtono, Ardhian Dika Adhyatma, dan Agata Martha Wardani. 

Sejumlah lagu nan menggetarkan hati dinyanyikan sebagai repertoar. Lagu-lagu tersebut di antaranya Ibu Pertiwi, Sahut Namaku, Lelo Ledung, Bersujud Padamu, Karena Kau Ada, dan Indonesia Pusaka.

Rektor UNS Jamal Wiwoho mengapresiasi rasa bangga dan dukungannya. Baginya, konser ini dapat menjadi sokongan semangat bagi Ibu Pertiwi yang sedang dilanda musibah. “Ibu Pertiwi memang sedang bersusah hati. Andai rintihan Ibu Pertiwi tidak mendengarkan tangisnya tentunya banyak doa yang menjadi nyata dan kita bisa melakukan hal yang akan dikehendaki,” katanya.

Sebagai informasi, PSM Voca Erudita telah menorehkan prestasi internasional. Sebut saja 4th place of Category 1D “Historical Period since 1911 to the present day”, 3rd place of Category 2A “Folk and Traditional Songs”, Price Choreography and Costumes, dan 4th place of 31st Grand Prix Seghizzi pada gelaran 58th “Seghizzi” International Choral Singing Competition Gorizia di Italia pada Juli 2019 lalu. (*/bun/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia