alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Bayi Laki-Laki Dibungkus Plastik Ditemukan di Persawahan Tangkisan Pos

25 Juni 2020, 21: 28: 07 WIB | editor : Perdana

Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Tangkisan Pos, Kecamatan Jogonalan usai mendapatkan perawatan dari Puskesmas Jogonalan.

Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Tangkisan Pos, Kecamatan Jogonalan usai mendapatkan perawatan dari Puskesmas Jogonalan. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Seorang bayi laki-laki ditemukan di pinggir jalan persawahan di Desa Tangkisan Pos, Kecamatan Jogonalan, Kamis (25/6) siang. Saat ditemukan, bayi laki-laki dalam kondisi masih hidup, terbungkus kantong plastik berwarna hitam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, penemuan bayi itu berawal saat warga bernama Sayono, 56, hendak pergi ke sawah menaiki sepedanya. Dalam perjalanan, Sayono mendengar suara tangisan bayi berasal dari kantong plastik yang tidak terikat.

“Saat itu bagian tangan dan kakinya terlihat bergerak-gerak. Sedangkan bagian wajahnya tertutup kantong plastik. Namun, saat itu saya tidak berani mendekat,” jelas Sayono, Kamis.

Dia pun meminta tolong warga lain untuk mengecek isi dari kantong plastik itu. Ternyata benar, ada seorang bayi dalam kondisi tali pusar yang masih menempel. Bayi itu diperkirakan baru beberapa jam dilahirkan. Dia pun meminta warga agar melaporkan penemuan itu ke kepala desa (kades) agar segera ada tindakan.

“Tidak tahunya Pak kades bersama anaknya melintas juga. Saat itu, kantong plastik langsung disobek oleh Pak kades lalu dibawa ke puskesmas menggunakan mobilnya karena yang terpenting menyelamatkan sang bayi dulu. Tapi saya tidak ikut mengantarkan,” jelas Sayono.

Sayono mengatakan, penemuan bayi seperti ini baru kali pertama terjadi di wilayahnya. Dia tidak tahu siapa pelaku yang begitu tega melakukan perbuatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Tangkisan Pos Parjono Santoso mengatakan, saat menyobek kantong plastik, bayi terus saja menangis. Dia hanya menemukan kaos dewasa warna hitam yang menjadi alas sang bayi.

“Bayi kami bawa ke Puskesmas Jogonalan untuk mendapatkan perawatan. Bayi memiliki berat 3 kg dan panjang 46 cm dengan jenis kelamin laki-laki,” jelasnya.

Usai mendapat perawatan, sang bayi langsung dibawa keluarga besar kades Tangkisan Pos karena rencananya hendak diadopsi. Parjono ingin membesarkan sang bayi meski sudah memiliki tiga anak. Terlebih lagi menurutnya hal itu menjadi anugerah pemberian Tuhan kepadanya.

“Kalau nanti sampai ada orang tua yang mengaku itu bayinya, kenapa kok tega membuangnya. Lebih baik saya adopsi saja,” jelasnya.

Sementara itu, Wakapolsek Jogonalan Iptu Rudi mengungkapkan, pihaknya masih terus menggali keterangan dari para saksi. Terutama mereka yang mengetahui peristiwa kali pertama serta kades Tangkisan Pos Parjono terkait kronologi penemuan bayi. Harapannya bisa diketahui pelaku yang tega melakukan perbuatan tersebut. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia