alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

500 Pendaftar SMA Negeri di Karanganyar Bakal Terdepak

27 Juni 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Panitia PPDB SMAN Kebakkramat bagikan token kepada calon murid baru setelah melakukan verifikasi, kemarin (26/6

Panitia PPDB SMAN Kebakkramat bagikan token kepada calon murid baru setelah melakukan verifikasi, kemarin (26/6 (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA di Karanganyar diikuti sebanyak 2.003 anak. Padahal, total daya tampung SMA negeri hanya 1.542. Oleh karena itu, sekitar 500 anak dipastikan terdepak.

begitu pula untuk PPDB SMK negeri, yakni hanya tersedia kuota sebanyak 2.038 peserta didik di Karanganyar. Sementara jumlah yang mendaftar ada 2.887 anak.

Gunawan, salah seorang pegawai cabang dinas pendidikan sekaligus petugas panitia PPDB 2020-2021 menuturkan, peminat jalur afirmasi dan prestasi sama-sama banyak. 

“Untuk yang (jalur) prestasi, daya tampung sekolah hanya 923 siswa. Tapi yang daftar mencapai 1.124 anak. Untuk jalur afirmasi, dari daya tampung 463, yang mendaftar 420 peserta didik,” jelas Gunawan, kemarin (26/6).

Sementara terkait jalur perpindahan orang tua, Gunawan menuturkan belum bisa diakses. Hanya pihak sekolah yang mengetahuinya.

Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Jawa Tengah Eris Yunianto mengungkapkan, pihaknya masih melakukan evaluasi dan seleksi calon peserta didik baru, khusunya jalur perpindahan orang tua yang menggunakan surat keterangan domisili (SKD).

“Ada dua proses verifikasi, yakni langsung ke lapangan atau orang tua kami panggil ke sekolah. Tapi, perintah Pak gubernur, beliau minta yang faktual. Maka dari itu, waktu tiga hari ini kami gunakan untuk verifikasi tersebut,” urai dia.

Kepala SMAN Kerjo Sardiyo menerangkan, karena jumlah sekolah negeri di wilayah pinggiran masih terbatas, maka solusinya bisa mendaftar ke sekolah swasta. (rud/wa/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia