alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Lagi, Penjual Jamu Asal Sukoharjo Positif Covid, Merantau di Jakarta

29 Juni 2020, 15: 18: 53 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi (IRECK OKTAVIANTO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Lagi, warga asal Sukoharjo yang berprofesi sebagai penjual jamu di luar kota terkonfirmasi positif Covid-19. Penjual jamu ini biasa jualan berkeliling di sekitar Palmerah, Jakarta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Yunia Wahdiyati Sukoharjo mengatakan, yang bersangkutan sebenarnya sudah tak berjualan keliling sejak dua bulan terakhir karena sepi pembeli. Namun, tetap tinggal di sekitar Palmerah, Jakarta.

Penjual jamu itu merasakan keluhan Iambung sejak 30 April lalu. "Karena tak kunjung sembuh, memutuskan pulang ke Bulu 17 Juni. Pasien dirawat di rumah sakit swasta di Sukoharjo mulal 20 Juni sebagai kasus pasien dalam pengawasan. Kemudian, 26 Juni berdasarkan hasil swab dinyatakan konfirm positif," ujar Yuni, Senin (29/6).

Pasien nomor 91 ini merupakan kasus kedua penjual jamu keliling yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus sebelumnya adalah penjual jamu asal Kecamatan Bulu di Surabaya. Yang bersangkutan pulang ke Sukoharjo pada 6 Juni lalu.

"Ada lima kontak erat (OTG) dan dilakukan swab pada Senin-Selasa (15-16/6) ini," terang Yunia.

Gugus tugas mengimbau terhadap siapa saja yang melakukan pekerjaannya dengan berkeliling untuk patuh protokol kesehatan. Ini guna mencegah penularan Covid.

"Pakai masker, pakai palindung wajah, dan jangan lupa selalu cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Jaga tubuh tetap sehat, makan makanan dengan gizi seimbang dan atur pola hidup sehat," pungkasnya. (kwl/ria)


(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia