alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

KKN Di Rumah Saja, Edukasi Warga Kampung

01 Juli 2020, 20: 49: 06 WIB | editor : Perdana

KKN Di Rumah Saja, Edukasi Warga Kampung

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) telah menerjunkan 2.045 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN), sejak 1 Mei lalu. Lantaran dilakukan di tengah pandemi, program KKN kali ini bertajuk UNS Tanggap Wabah Covid-19. Ribuan mahasiswa tersebut wajib menjalankan program KKN di rumah saja. Artinya, mereka harus mengedukasi warga sekitar tempat tinggalnya. Lalu bagaimana dengan mereka yang tinggal di daerah perkotaan?

Tentu mereka tetap menjalankan program edukasi tentang bahaya covid-19 meski warganya mayoritas sudah aware dengan pandemi ini. Ambil contoh di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta. Tepatnya di Kepatihan Wetan. Kawasan tersebut termasuk dalam lokasi perkotaan di Kota Bengawan.

Salah seorang mahasiswa KKN yang bertugas mengabdi di sana, Dimas Tegar Zunanta mengaku warga setempat di sekitar tempat tinggalnya sudah memahami apa yang wajib dan dilarang dilakukan selama masa pandemi ini.

"Banyak yang sudah paham harus berbuat apa agar terhindar dari virus korona. Dan memutus mata rantai penyebarannya. Tapi saya tetap mengedukasi ke mereka. Saya selalu mengingatkan dan memberi informasi baru terkait covid-19 melalui WhatsApp Group (WAG) kampung," beber mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer ini.

Selama sebulan, Dimas membuat berbagai leaflet dan video edukasi terkait covid-19. Keduanya kemudian di-broadcast ke WAG yang beranggotakan warga Kepatihan Wetan RT 07 RW 01 melalui Ketua RW, Widodo. Tak hanya itu, Dimas juga membuat dan memasang spanduk edukasi covid-19 di beberapa titik di sekitar kampungnya. Sekaligus menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya.

"Saya membuat kampanye lawan covid-19 melalui video cuci tangan yang benar. Karena itu penting bagi masyarakat. Video itu saya kirim ke WAG dan diunggah ke sosial media. Sehingga tidak hanya warga setempat yang mendapatkan ilmu, tapi juga khalayak umum," sambungnya.

Ketua RW 01 Kepatihan Wetan, Widodo mengapresiasi upaya edukasi yang dilakukan Dimas dan mahasiswa KKN UNS lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan atas dasar rasa peduli terhadap pandemi covid-19. Agar masyarakat lebih paham tentang apa itu covid-19.

"Sehingga warga mengetahui cara mencegah penularan virus korona ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat. Keberadaan mahasiswa sebagai bentuk kontribusi terhadap penanganan pandemi," ujarnya. (aya)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia