alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Dinkes Sragen Ajukan 737 Nakes, untuk Verifikasi Penerima Insentif

01 Juli 2020, 23: 53: 02 WIB | editor : Perdana

Tenaga kesehatan menggunakan APD lengkap melakukan rapid test masal di pasar tradisional di Sragen, beberapa waktu lalu.

Tenaga kesehatan menggunakan APD lengkap melakukan rapid test masal di pasar tradisional di Sragen, beberapa waktu lalu. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen telah mengirim daftar tenaga kesehatan (nakes) untuk diajukan pemerintah pusat sebagai penerima insentif atau tunjangan kinerja penanganan Covid-19. Lebih dari 700 nakes diajukan, namun mereka masih harus melalui tahap verifikasi.

Kepala Dinkes Kabupaten Sragen Hargiyanto menyampaikan, pihaknya mengajukan daftar nakes yang bertugas dalam tiga bulan terakhir. Pada Maret terdapat 164 orang, April 254 orang, dan Mei 329 orang. Totalnya yakni 737 nakes.

”Ini meliputi tenaga medis dari rumah sakit dan puskesmas. Baik dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan nakes pendukung lainnya,” jelas Hargiyanto.

Saat ini tengah dilakukan verifikasi di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) Kementerian Kesehatan. Dasar kelayakan verifikasi yakni sesuai jumlah orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam perawatan (PDP) ditambah tracking dan screening. ”Ini masih proses di kemenkes,” terang dia.

Diakui Hargoyanto, ada kemungkinan tidak semua daftar yang diajukan berhasil terverifikasi. ”Ini total tenaga kesehatan semua, baik dari RSUD Sragen, RSUD Gemolong, dan puskesmas. Kalau tidak bisa, saya turunkan ke gubernur, dan jika masih tidak bisa saya turunkan ke kabupaten,” terangnya. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia