alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Wonogiri Masuk Zona Hijau, Belum Izinkan Gelar Hajatan & Hiburan Massa

02 Juli 2020, 16: 06: 00 WIB | editor : Perdana

Bupati Joko Sutopo berikan penghargaan kepada Kapolres AKBP Christian Tobing  dan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi di Mapolres Wonogiri, Rabu (1/7).

Bupati Joko Sutopo berikan penghargaan kepada Kapolres AKBP Christian Tobing dan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi di Mapolres Wonogiri, Rabu (1/7). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 telah resmi dicabut beberapa waktu lalu. Meski begitu, Polres Wonogiri belum mengeluarkan izin penyelenggaraan keramaian.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan pemkab tentang diperbolehkan atau tidaknya kegiatan yang melibatkan massa, meski dengan penerapan protokol kesehatan.

"Karena kami berada di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri dalam penanganan pandemi ini, kebijakan yang ada adalah kebijakan pemerintah daerah. Sampai saat ini, untuk izin keramaian (seperti konser, hajatan, dan hiburan) masih belum," papar kapolres usai peringatan HUT Ke-74 Bhayangkara di Mapolres Wonogiri, kemarin.

Tobing mengingatkan seluruh komponen masyarakat tidak terlena dengan status Kota Sukses sebagai zona hijau Covid-19. "Kami terus bersinergi dan berkoordinasi dengan pemkab. Kami juga menunggu kebijakan dari pemkab. Kalau nanti ada kebijakan terkait hal tersebut, kami akan mengeluarkan izin keramaian," ujar dia. 

Sebelumnya, Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pemkab belum mengizinkan kegiatan yang melibatkan massa. "Yang sulit diantisipasi kan orang tanpa gejala (OTG). Semisal kegiatan diizinkan, tempat keramaian dibuka, kami khawatir ada klaster baru," tegas dia. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia