alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Upaya Pencegahan Covid, PMI Gelontorkan Rp 10 Juta untuk 10 Kelurahan 

05 Juli 2020, 08: 25: 59 WIB | editor : Perdana

PERCEPATAN: Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto dan Ketua PMI Solo Agus Setyo sosialisasikan penanganan Covid-19, Jumat (3/7).

PERCEPATAN: Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto dan Ketua PMI Solo Agus Setyo sosialisasikan penanganan Covid-19, Jumat (3/7). (RYAN AGUSTIONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Angin segar berembus bagi sepuluh kelurahan di Kota Solo. PMI Solo bersiap menggelontorkan dana Rp 10 juta per kelurahan untuk penanganan pencegahan Covid–19.

Kepala Markas PMI Solo  Agus Setyo Utomo menyatakan, dana ini untuk mendorong masyarakat ikut andil dalam menangani penyebaran Covid-19 per wilayah. 

“Untuk itu kami membuat memorandum of understading (MoU) dengan sepuluh kelurahan dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Kota Solo,” ujarnya, Jumat (3/7).

Terpilihnya sepuluh  kelurahan ini merupakan kewenangan PMI Pusat, yakni Joglo, Nusukan, Mojosongo, Joyosuran, Pasar Kliwon, Serengan, Pajang, Sudiroprajan, Pucangsawit, dan Gandekan. Program ini hanya diwakili Kota Solo dan Kota Semarang. 

Bantuan Rp 10 juta terbagi atas Rp 5 juta untuk pengadaan alat pelindung diri (APD), sisanya biaya operasional di lapangan. “Selain itu, PMI menyediakan 32 ribu sabun batangan, 50 ribu masker, layanan ambulans dan 163 alat penyemprotan disinfektan bagi seluruh kelurahan. Tak hanya itu, petugas kelurahan akan mendapatkan edukasi tata cara penanganan dan deteksi dini covid-19,” beber Agus.

Dalam program tersebut, kelurahan diwajibkan melaporkan implementasi di tingkat masyarakat kepada manajer kasus. Kemudian, memantau wilayah dari pintu ke pintu untuk memperkuat jejaring respons Covid-19 di wilayah bersangkutan. 

Lurah Gandekan Ari Rahmadani menyambut gembira bantuan dari PMI tersebut. “Sebelum kami mendapatkan bantuan anggaran, harus membuat RAB (rencana alokasi anggaran). Setelah itu baru dikirim ke PMI untuk proses pencairan,” ujar dia. (ryn/wa)

(rs/it/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia