alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Mudah Urus SIM Internasional, Bisa dari Rumah Saja

09 Juli 2020, 22: 30: 47 WIB | editor : Perdana

Bentuk fisik SIM Internasional yang diterbitkan Korlantas Mabes Polri.

Bentuk fisik SIM Internasional yang diterbitkan Korlantas Mabes Polri. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Korlantas Mabes Polri membuat terobosan dalam pelayanan SIM internasional. Lisensi berkendara yang berlaku di 41 negara ini bakal dikirim ke alamat pemohon agar tak perlu datang ke Kantor Satpas. 

Untuk melengkapi persyaratan SIM internasional, pemohon dapat mengakses www.siminternasional.korlantas.polri.go.id. Syarat yang harus di-upload antara lain foto SIM yang masih berlaku, foto KTP, paspor, pas foto, serta foto tanda tangan. Bagi pemohon warga negara asing ditambah kartu izin tinggal tetap. 

Setelah data dinyatakan lengkap, pemohon akan menerima nomor rekening Briva BRI untuk pembayaran PNBP SIM internasional dan jasa pengiriman ekspres. “Untuk PNBP-nya senilai Rp 250 ribu, sedangkan perpanjangan Rp 225 ribu," ujar Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Afrian Satya Permadi, kemarin.

Rampung melakukan pembayaran, petugas di kantor pelayanan SIM internasional akan menerima konfirmasi secara elektronik. Berlanjut verifikasi dan validasi data pemohon.

"Silakan pilih cara pengambilan SIM internasional. Diambil sendiri di kantor pelayanan SIM internasional Korlantas Polri atau bisa memilih layanan dikirim langsung ke rumah melalui jasa pengiriman ekspres," ujar Afrian.

Dari bentuk fisik, SIM internasional ini berbeda dibandingkan SIM pada umumnya. SIM internasional berbentuk buku dan masa berlakunya hanya tiga tahun.

Meski proses pembuatan SIM dilakukan di Mabes Polri, imbuh kasatlantas, pemohon tetap harus datang ke setiap satpas asal daerah mereka masing-masing. “Ini guna mendapatkan surat rekomendasi yang akan menjadi pertimbangan pusat,” terang Afrian.

Rekomendasi tersebut antara lain kecakapan dalam berkendara, kondisi kesehatan maupun psikologis. Selama ini, di wilayah Kota Bengawan, belum ada masyarakat yang mengajukan rekomendasi untuk SIM internasional. Masih sebatas bertanya cara mengurusnya. (atn/wa/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia