alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Masjid Supermegah ala Grand Mosque Abu Dhabi Bakal Berdiri di Gilingan

09 Juli 2020, 23: 50: 38 WIB | editor : Perdana

Desain bangunan masjid hibah dari Pangeran UEA Mohamed bin Zayed kepada Presiden Jokowi yang akan dibangun di Gilingan, Banjarsari.

Desain bangunan masjid hibah dari Pangeran UEA Mohamed bin Zayed kepada Presiden Jokowi yang akan dibangun di Gilingan, Banjarsari. (RYAN AGUSTIONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Ikon Kota Solo bakal bertambah. Kali ini masjid megah bakal dibangun Morgorejo RT 7 RW 11 Gilingan, Banjarsari. Desain masjid dibuat mirip Grand Mosque Abu Dhabi dan dibangun di lahan seluas sekitar 3 hektare.

Pembangunan masjid tersebut merupakan hibah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed bin Zayed kepada Presiden Jokowi dan akan mulai dibangun Desember 2020. 

Perwakilan Duta Besar (Dubes) UEA Setyo Wisnu Broto mengatakan, pembangunan masjid ini merupakan rangkaian panjang dari perjalanan hubungan internasional antara pemerintahan UEA dengan Indonesia.

Petugas Kantor Kemenag Surakarta ukur arah kiblat, Kamis (9/7).

Petugas Kantor Kemenag Surakarta ukur arah kiblat, Kamis (9/7). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

“Pangeran Mohamed Bin Zayed dikenal cukup respect dengan Presiden Jokowi. Juga atas inisiasi Husin Bagis, duta besar RI di Abu Dhabi.  Memberikan hadiah masjid untuk dibangun di Kota Solo yang merupakan tanah kelahiran Jokowi,” ujarnya di sela-sela pengukuran arah kiblat, Kamis (9/7).

Selain masjid megah, di tempat tersebut juga dibangun gedung Islamic Center. Diharapkan, pembangunan masjid sekaligus membuka peluang masuknya investor dari Timur Tengah.

“Ini sangat serius. Pangeran dan pemerintahan UEA sangat tertarik investasi di Indonesia,” ungkapnya.

Diterangkan Wisnu, lahan untuk membangun masjid tersebut sebelumnya milik PT Pertamina dan sudah diserahkan kepada negara lalu ke Kementerian Agama. “Istilahnya tanah wakaf. Insya Allah (menjadi) masjid termegah se-Indonesia,” terangnya. 

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo Mustain Ahmad menerangkan, pengukuran tanah dan arah kiblat telah diselesaikan hari ini. Melibatkan tim pengukur arah kiblat dari Kemenag Solo dan Karanganyar serta tim falakiyah Kemenag.

“Beberapa kali kami berkoordinasi dengan kantor pertanahan. Target bulan ini sudah terbit sertifikat,” ucap dia. (ryn/wa/ria)    

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia