alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Mulai Rabu, Pasar Gemolong Tutup 5 Hari, 3 Pedagang Positif Covid

20 Juli 2020, 20: 36: 12 WIB | editor : Perdana

Pasar Gemolong bakal ditutup sementara mulai Rabu (22/7) untuk mencegah penularan Covid-19.

Pasar Gemolong bakal ditutup sementara mulai Rabu (22/7) untuk mencegah penularan Covid-19. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pasar Gemolong bakal ditutup sementara mulai Rabu-Minggu (22-26/7). Penutupan tersebut menyusul adanya tiga pedagang pasar yang positif Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan, ada pedagang Pasar Gemolong yang terjangkit Covid-19. ”Kita prihatin bahwa ada informasi pedagang Pasar Gemolong yang tertular Covid-19. Untuk mengurangi risiko penularan lebih banyak berdasarkan keputusan bupati Sragen, Pasar Gemolong akan ditutup sementara untuk mengadakan sterilisasi wilayah lingkungan pasar selama lima hari,” terang Tatag, Senin (20/7).  

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen Tedi Rosanto membenarkan jika pasar ditutup mulai Rabu dan akan dilakukan sosialiasi pada Selasa (21/7). Dia berharap pedagang bisa memaklumi keputusan tersebut. Sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi penularan Covid-19 yang lebih luas.

”Rabu pukul 00.00 ditutup dan Senin pulul 00.00 sudah bisa beroperasi kembali,” ujarnya.

Ditambahkan Tedi, sampai saat ini ada tiga pedagang Pasar Gemolong yang terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni pasangan suami-istri dan satu lagi pedagang yang sering keliling di pasar. ”Satu pasien itu sering keliling mengantarkan drop pesanan makanan di pasar,” papar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen Hargiyanto menyampaikan, ada tambahan tiga kasus baru pada Senin ini. Dua di antaranya ibu dan anak warga kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen. Satu lagi warga Kecamatan Jenar, merupakan pelaku perjalanan dari Kalimantan yang tiba di Sragen pada Sabtu (11/7) lalu.

Ditanya soal kebijakan Pasar Gemolong yang ditutup, menurut Hargiyanto, hal itu tergantung dari dinas terkait. Pihaknya membenarkan ada pedagang yang tertular di pasar tersebut. ”Tambah banyak ini, hari ini juga tambah tiga orang. Artinya (secara kumulatif) sudah ada 65 kasus positif Covid di Sragen,” pungkas dia. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia