alexametrics
Jumat, 14 Aug 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Netero Dorong Entrepreneur di Indonesia

21 Juli 2020, 15: 27: 49 WIB | editor : Perdana

SIMBOLIS: Dirut Netero Reski Oktanil Martin (kanan) serahkan tumpeng tandai pembukaan kantor Netero, kemarin.

SIMBOLIS: Dirut Netero Reski Oktanil Martin (kanan) serahkan tumpeng tandai pembukaan kantor Netero, kemarin.

Share this      

SOLO – Pandemi Covid-19 berdampak terhadap berbagai sendi kehidupan. Namun di sisi lain, juga menyisakan peluang dan harapan bagi industri e-commerce. Terbukti start-up e-commerce atau aplikasi jual beli asal Solo yang menamakan dirinya Netero, berani tampil ke publik. Sekaligus membuka kantor baru di kawasan Sentra Niaga Solo Baru, Sukoharjo, kemarin (20/7).

“Secara umum, Netero merupakan aplikasi jual beli yang mempertemukan para dropshiper yang ingin mencari penghasilan secara online dengan konsumen yang mencari barang di marketplace,” papar CEO Netero Irwan Wicaksono di sela pembukaan.

Hanya saja, entrepreneur di Indonesia persentasenya belum bisa menyamai negara lain. Contohnya Singapura. Karena itu, Netero terpacu meningkatkan jumlah entrepreneur di Indonesia. Termasuk mendorong konsumen agar masuk ke market blaze atau sebutan untuk marketplace.

“Merebaknya pandemi, kami melihat peluang itu. Kami sudah ada wadah untuk menampung calon entrepreneur. Kami siapkan aplikasi yang mempertemukan penjual dan pembeli. Sehingga orang bisa mencari uang dan berbisnis di situ. Kami juga mengadakan sekolah bisnis bernama N91 yang melatih dropshiper menjadi seorang profesional,” imbuh pria yang juga Owner PT Nunggal Tali Roso itu.

Hingga saat ini, jumlah pemilik usaha dan dropshiper yang jadi member Netero sekitar 800-1.000 orang. Tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Solo, Pati, Jogjakarta, Jakarta, Medan, Bali, dan Palangkaraya. Sedangkan produk utama yang tersedia, yaitu fashion dan aksesorisnya. Ke depan, Netero akan mengeluarkan produk wellness dan antiaging.

Direktur Utama (Dirut) Netero Reski Oktanil Martin menambahkan, dropshiper sengaja dibuka untuk umum. Semua boleh membuka toko online-nya di Netero. Tujuannya agar menarik dropshiper lain untuk gabung bergabung. “Hingga akhir tahun kami targetkan peningkatan omzet dari market blaze. Termasuk kerja sama dengan jasa pengiriman,” ujarnya. (*/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia