alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Legenda Persis Musim 1968 Tutup Usia

23 Juli 2020, 12: 13: 52 WIB | editor : Perdana

KOMPAK: Skuad Persis Solo musim  1968/1969 di zaman perserikatan.

KOMPAK: Skuad Persis Solo musim  1968/1969 di zaman perserikatan. (DOK.NIKKO AUGLANDY)

Share this      

SOLO - Kembali, salah satu legenda Persis Solo berpulang. Harusnya, Senin (22/6) kemarin, pemain Persis Solo era 1960an hingga awal 1970an Suyamto "Gandung" genap berusia 75 tahun.

Namun tuhan berkata lain. Pemain kelahiran 22 Juni 1945 tersebut dimakamkan di kediamannya di daerah Praci, kemarin. Pemain yang membawa Laskar Sambernyawa jadi juara Perseritakan zona Jateng musim 1968/1969 tersebut, menghembuskan nafas terakhirnya di Semarng sehari sebelumnya.

Dua legenda Persis Solo yang sempat bermain bersama Suyamto, yakni Hong Widodo dan Frans "Wewek" Setiabudi membenarkan kabar tersebut.

"Ia benar (Suyamto tiada). Dia pemain Persis tahun 1970an, posisinya bek kiri. Saya lebih dulu gabung Persis ketimbang dia. Saya mulai bagung 1964. Januari kemarin, saya masih sempat bertemu dia," terang Wewek kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Wewek ikut melayat saat prosesi penguburan Suyamto. Hadir pula manajer Persis Solo Hari Purnomo.

"Harusnya hari ini (kemarin) dia ulang tahun, tapi ternyata nasib berkata lain," ujarnya.

Beberapa tahun yang lalu, dua skuad inti Persis di musim 1968/1969 juga ada yang tutup usia, yakni King Tjong dan Sulardi. 

"Zaman masih jadi pemain, Suyamto ini termasuk bek kukuh yang disegani lawan. Dia bersama King Tjong, menjaga gawang Biek Tjong agar tidak mudah kebobolan," ujar Hari Purnomo.

Skuad Persis musim 1968 sendiri terdiri dari Biek Tjong, Djumadi, Sie King Tjong, Kwa Biek Tjong, Sulardi, Hong Widodo, Suyamto, Darwin, Anwar, Bakdo, Sukardi dan Frans Setiabudi.

Di musim ini, Persis jadi juara zona Jateng. Setelah itu Persis jadi juara dua di Interzona PSSI wilayah II 1969 yang digelar di Subang, 20-24 Maret 1969. Persis sukses menang 4-2 kontra Palembang, dan kalah tipis 1-2 dari Sukabumi.

Di kompetisi utama PSSI wilayah II, langkah Persis untuk ke nasional (kasta tertinggi kala itu) gagal. Hal ini lataran di kompetisi wilayah II, Persis harus puas jadi juara keempat dari lima peserta.

Di mulai saat Persis kalah 0-3 dari PSIM Stadion Diponegoro Semarang, berlanjut dibantai Persija Jakarta 0-6 di Subang, lalu bermain imbang 1-1 di Semarang kontra Persib Bandung, dan di laga pamungkas Persis menang 2-1 kontra tim dari Sukabumi. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia